Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

DKI Terapkan PPKM Level 2, Wagub Ariza Tetap Minta Masyarakat di Rumah Saja

PPKM di DKI dan sejumlah wilayah lainnya kini bertatus level 2 dan sejumlah pelonggaran pun mulai bertambah

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI berganti level, Pemprov DKI gencar ingatkan protokol kesehatan.

PPKM di DKI dan sejumlah wilayah lainnya kini bertatus level 2 dan sejumlah pelonggaran pun mulai bertambah termasuk anak dibawah usia 12 tahun yang bisa masuk ke tempat wisata.

Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku sangat bersyukur.

"Bersyukur akhirnya Jakarta masuk PPKM level 2. Tentu ada konsekuensi ya, dan kompensasi di antaranya sekarang  non esensial sudah 50 persen, sektor esensial pasar modal sudah 75 persen yang IT, industri pasar ekspor 75 persen, dan sebagainya," kata Ariza, panggilan akrabnya, kepada awak media yang dikutip TribunJakarta.com, Rabu (20/10/2021).

Meski begitu, Politisi Gerindra ini tetap mengingatkan bila penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang utama di tengah pandemi.

Meminimalisir mobilitas di luar rumah pun menjadi hal yang baik ketika tak ada keperluan yang mendesak guna mengatisipasi penularan Covid-19.

"Namun demikian kami tetap minta seperti biasaya bahwa tempat terbaik di masa pandemi adalah di rumah dan laksanakan prokes secara disiplin patut taat dan bertanggung jawab."

Baca juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Ini Syarat Perjalanan Terbaru Naik Pesawat, Bus hingga Kereta Api

"Jangan lupa pastikan prokes 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas," jelasnya.

Riza juga mengingatkan, dengan adanya penyesuaian kebijakan maka mobilitas masyarakat akan lebih tinggi.

Potensi penularan Covid-19 juga semakin besar.

"Seiring juga pelonggaran juga harus lebih hati-hati, sudah dismpaikan adanya pelonggaran itu kan potensi orang keluar rumah bertambah, interaksi brtambah, berkerumun bertambah."

"Artinya potensi penyebaran juga bertambah tentu harus diikuti dengam pastikan semuanya sudah vaksin taat protokol kesehatan," tandasnya

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved