Aipda Ambarita Jatuh Ditabrak Pencuri Spion, Langsung Borgol Pelaku dan Gertak Akan Tembak

Aipda Monang Parlindungan Ambarita sempat terjatuh dari motornya sewaktu dia mengejar kawanan pencuri spion mobil.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Trans 7
Aipda Ambarita terjatuh akibat ditabrak kawanan pencuri spion mobil yang sedang dikejarnya ketika patroli Raimas Backbone. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aipda Monang Parlindungan Ambarita sempat terjatuh dari motornya sewaktu dia mengejar kawanan pencuri spion mobil.

Hal itu terjadi pada Februari 2020 silam ketika Ambarita yang masih berpangkat Bripka bertugas sebagai Katim Raimas Backbone Polres Metro Jakarta Timur.

Sosok Ambarita mamang dikenal atas kegiatan patroli malamnya untuk memberantas kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Timur.

Bahkan, kegiatan patroli Raimas Backbone di bawah komando Aipda Ambarita sampai dijadikan sebuah program televisi.

Dikutip dari Youtube Trans 7, saat sedang patroli di Jalan Raden Inten II, Jakarta Timur, Aipda Ambarita yang kala itu masih berpangkat Bripka sampai terjatuh dari motor trailnya karena ditabrak oleh kawanan pencuri spion mobil.

Baca juga: Aipda Ambarita Patroli Jalanan: Pernah Tertipu Penampilan Pemotor, Dikira Pria Ternyata Wanita

Beruntung kedua remaja yang berboncengan sepeda motor itu berhasil dihentikan oleh anggota Raimas Backbone yang ikut berpatroli di malam itu.

Saat pelaku dihentikan, Aipda Ambarita yang tiba di lokasi langsung turun tangan menginterogasi.

Dia langsung memborgol tangan remaja itu yang sudah membuatnya terjatuh dari motor.

Aipda Ambarita terjatuh akibat ditabrak kawanan pencuri spion mobil yang sedang dikejarnya ketika patroli Raimas Backbone.
Aipda Ambarita terjatuh akibat ditabrak kawanan pencuri spion mobil yang sedang dikejarnya ketika patroli Raimas Backbone. (Youtube Trans 7)

Dia pun menanyakan alasan remaja itu yang tak mau berhenti meski sudah membuatnya terjatuh dari motor.

"Sampai saya terjatuh terus gamau berhenti kenapa?," tanya Aipda Ambarita dikutip dari Youtube Trans 7, Kamis (21/10/2021).

"Saya takut pak, trauma," jawab remaja itu.

"Kan baju polisi," ujar Aipda Ambarita dengan nada bicaranya yang berat hingga membuat remaja itu ciut.

"Saya trauma aja," ucap si pemuda gemetar.

Menyadari ada yang tak beres dengan remaja itu, Aipda Ambarita kemudian memerintahkan untuk mereka diperiksa.

Baca juga: Viral Aksi Periksa Paksa Ponsel Remaja, Aipda Ambarita Dinilai Langgar Kode Etik Kepolisian

Gertak Akan Menembak

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved