Breaking News:

Brigadir NP yang 'Smackdown' Mahasiswa Diberi Sanksi Terberat, Kenaikan Pangkat Terancam Ditunda

Brigadir NP terbukti melanggar Peraturan Pemerintah  Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

dok. Polresta Tangerang
Sosok MFA, mahasiswa UIN Maulana Hasanudin dibanting polisi, Brigadir NP, saat aksi demo di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Brigadir NP, oknum anggota Polresta Tangerang yang membanting mahasiswa telah menjalani sidang putusan di BidPropam Polda Banten, Kamis (21/10/2021).

Brigadir NP terbukti melanggar Peraturan Pemerintah  Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga membeberkan fakta yang memberatkan Brigadir NP hingga akhirnya mendapatkan sanksi terberat.

"Dalam persidangan penuntut membacakan fakta yang memberatkan. Seperti Perilaku NP tidakan eksepsif, diluar prosedur, tidak mengindahkan perintah atasan dan menimbulkan korban. Tindakan NP bahkan dapat menjatuhkan nama baik Polri. Yang disampaikan penuntut yang diwakili Kasi Propam polresta Tangerang," kata Shinto saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kamis petang.

Shinto pun membeberkan, profil singkat Brigadir NP, yang masuk dalam fakta yang meringankannya dalam sidang putusan yang digelar hari ini sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Brigadir NP Oknum Polisi yang Smackdown Mahasiswa jadi Tersangka dan Langsung Ditahan

Shinto menyebut Brigadir NP telah berkarir di kepolisian selama 12 tahun.

Brigadir NP juga pernah terbagung dalam Satreskrim Polresta Tangerang dan mengungkap beberapa kasus.

Seperti kasus konvensional atau kasus pidana umum, bahkan pembunuhan.

Selama 12 tahun berdinas, Brigadir NP tidak memiliki catatan hukuman kode etik dan disiplin.

 Ia juga tidak pernah tersangkut kasus pidana.

Halaman
12
Sumber: Tribun banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved