Breaking News:

Pengakuan Karyawan Pinjol Ilegal, Lulusan SMP Raup Gaji Ratusan Juta 9 Bulan Kerja: Hanya SMS

Pengakuan mengejutkan diutarakan HH (35) salah satu karyawan di perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
HH (35) yang juga komplotan pinjol ilegal yang teror Ibu di Wonogiri hingga bunuh diri bercerita awal mula bekerja di perusahaan pinjol ilegal. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengakuan mengejutkan diutarakan HH (35) salah satu karyawan di perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Baru 9 bulan bekerja, HH rupanya sudah meraup gaji sampai ratusan juta.

Berpendidikan SMP, HH mengaku mulanya tak mengetahui direkrut oleh perusahaan pinjaman online.

Hal tersebut terungkap setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menangkap para pelaku terkait kasus pinjol ilegal.

Di antaranya ada HH dan AY (20).

Baca juga: Dapat Fasilitas Apartemen, Tukang Teror Pinjol Ilegal Ngaku Baru Kerja 3 Bulan: Namanya Butuh Duit

HH dan AY ditangkap polisi di dua tempat yang berbeda di kawasan Jakarta.

Kepada publik, HH mengaku baru bekerja selama 9 bulan di perusahaan pinjol ilegal.

Setiap bulannya, HH digaji sebesar Rp 15 juta hingga jika ditotal, HH sudah mendapatkan gaji ratusan juta selama 9 bulan bekerja.

Ilustrasi
Ilustrasi (kontan/indra surya)

"Sebelumnya saya wiraswasta. Sudah kerja di pinjol ilegal 9 bulan. Gaji Rp15 juta per bulan," kata HH saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2021).

Lebih lanjut, HH menceritakan jobdesk atau bagian pekerjaannya di perusahaan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved