Breaking News:

Viral Video Pesepeda Dicopet, Wagub DKI: Hati-hati, Pengangguran Meningkat Selama Pandemi 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal aksi penjambretan terhadap pesepeda di kawasan Jalan Sudirman yang viral di media sosial.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat diwawancarai awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat. Ahmad Riza Patria buka suara soal aksi penjambretan terhadap pesepeda di kawasan Jalan Sudirman yang viral di media sosial. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal aksi penjambretan terhadap pesepeda di kawasan Jalan Sudirman yang viral di media sosial.

Orang nomor dua di DKI ini pun meminta masyarakat, khususnya pesepeda lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga miliknya.

"Mohon hati-hati semuanya, kami minta bagi mereka yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji untuk tidak dilakukan lagi," ucapnya, Sabtu (23/10/2021).

Ariza mengakui, tindak kejahatan memang meningkat selama masa pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, angka pengangguran meningkat selama masa pandemi Covid-19 yang sudah melanda sejak 2020 lalu.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat diwawancarai awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (21/9/2021)
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat diwawancarai awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (21/9/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

"Memang sekarang ini di masa pandemi ya, mohon maaf ada penambahan pengangguran, ada masalah sosial juga," ujarnya.

"Sehingga memang memungkinkan ada orang yang mencari cara-cara untuk mendapatkan materi dengan tindakan yang tidak baik," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Wagub DKI Berharap Santri Berkontribusi bagi Agama, Bangsa hingga Membangkitkan Ekonomi

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di ibu kota mencapai 8,51 persen pada Februari 2021 lalu.

Angka ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan Februari 2020, di mana angka pengangguran berada di kisaran 4,93 persen.

Tingginya angka pengangguran ini tak terlepas dari gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi akibat adanya pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, angka kemiskinan di DKI Jakarta pun naik 0,03 persen menjadi 4,72 persen pada periode September 2020 hingga Maret 2021.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk ibu kota, artinya ada 501.000 warga Jakarta yang berada di jurang kemiskinan.

Baca juga: Wakil Ketua DRPD DKI Minta JakPro Resmikan Jakarta International Stadiun sebelum Anies Lengser

Untuk itu, Ariza menyebut, banyak masyarakat yang terdesak masalah ekonomi nekat melakukan tindak kriminal.

"Sekarang kan pencopet, maling, macem-macem ya menggunakan berbagai cara dan kesempatan. Jadi, semua harus hati-hati sekarang," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved