Tragedi Pengantin Baru Suami Habisi Istri, Sang Adik Bongkar Kelakuan Kakak Ipar Saat Ngerujak

Tragedi pengantin baru, suami diduga habisi istri di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Adik korban ungkap gelagat kakak ipar saat ngerujak bareng.

Tribunnews.com
Ilustrasi garis polisi. Tragedi pengantin baru, suami diduga habisi istri di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Tragedi pengantin baru, suami diduga habisi istri di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Adik korban, Romli mengatakan dirinya sempat ngerujak bareng sang kakak, Neni Muniroh (29) pada malam sebelum kejadian.

Romli mengungkapkan tak ada tanda-tanda mencurigakan di malam kejadian kakaknya tewas mengenaskan.

Malam itu, Neni mengajak Romli datang ke kontrakannya.

Jarak kediaman kakak beradik ini tidak jauh, hanya berkisar beberapa meter saja.

Di sana, Neni sedang bersama suaminya berinisial IH (26).

Baca juga: Pernikahan Sebulan Berakhir Tragis, Suami Habisi Istri Usai Berhubungan Intim Teringat Saran Teman

Kakaknya dengan sang suami merupakan pengantin baru yang menikah sekitar enam bulan lalu.

"Malamnya saya ngerujak (dengan korban), (semalam) masih ada (suami kakaknya)," kata Romli kepada wartawan.

Kegiatan ngerujak tidak berlangsung lama, Romli pulang ke rumah.

Sedangkan sang kakak, berada di kontrakan bersama suaminya.

Pasangan muda ini belum dikaruniai anak, mereka tinggal berdua di kontrakan yang beralamat di Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01 RW 02, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Minta Rp 50 Ribu Cuma Diberi Rp 2 Ribu, Emosi 2 Remaja Habisi ABG yang Pacaran di Danau Bekasi

Sabtu pagi (23/10/2021), sekira pukul 08.30 WIB, Romli berinisiatif mendatangi kontrakan kakaknya sekedar mengecek sisa rujak semalam apakah masih ada atau tidak.

Ketika menginjakkan kaki di depan pintu kontrakan, Romli sudah melihat bercak darah di lantai.

Dia kemudian masuk ke dalam dan mendapati kakaknya terlungkup di atas kasur.

Romli lalu mendekat, dia mengecek di sekeliling kasur sudah berlumuran darah sambil berusaha membangunkan sang kakak.

Rumah kontrakan mama muda di Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01 RW 02, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang ditemukan meninggal dunia diduga dihabisi suaminya.
Rumah kontrakan mama muda di Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01 RW 02, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang ditemukan meninggal dunia diduga dihabisi suaminya. (Istimewa)

"Saya bangunin terus saya lihat banyak darah dan saya lihat juga di kasurnya udah banyak darah," ucap Romli.

Neni tak kunjung merespon, Romli lalu memanggil ibunya untuk melihat kondisi sang kakak.

Keduanya sama-sama tidak bisa berbuat banyak.

Romli diperintah ibunya untuk membaringkan posisi sang kakak, tapi apa daya, darah yang berlumuran di sekujur badan Neni membuatnya tak kuasa menahan lemas.

"Kata ibu saya suruh bangunin (rebahkan) jangan tengkurap posisinya, pada saat saya mau bangunin saya udah lemes duluan banyak darah," jelasnya.

Baca juga: Perkara Sepele Tak Dibuatkan Kopi, Suami Habisi Istri Siri Lalu Bawa Kabur Sertifikat Tanah

Tak lama setelah itu, kakak tertua datang ke lokasi dan langsung berinisiatif mengecek kondisi Neni. Di sana, didapati luka terbuka akibat senjata tajam di sejumlah bagian tubuh korban.

"Baru abis itu panggil RT dan polisi kesini," ujar Romli.

Romli memastikan, pada saat penemuan jasad kakaknya, sang suami berinisial IH sudah tidak ada di tempat dan tidak bisa dihubungi.

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat (SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO)

Padahal, pada malam kejadian, sikap kakak iparnya sama sekali tidak menunjukkan gelagat aneh. Membaur bersama mencicipi rujak.

"Enggak ada sama sekali (keanehan), semalam ada bareng (ngerujak), (sejauh ini) belum keliatan," terangnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Polisi hingga kini belum mengambil kesimpulan terkait dugaan pelaku beserta motif pembunuhan, sebab proses penyelidikan masih berjalan dan terus menggali bukti-bukti.

"Saat ini tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur masih mencari motif kejadian dan pelaku," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu (24/10/2021).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved