Anggota Satpol PP Pakai Jasa PSK Sebelum Razia, Wali Kota Tangerang Serahkan ke Inspektorat

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah bereaksi soal anak buahnya yang menggunakan jasa PSK beralasan penyamaran sebelum razia

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, bereaksi soal anak buahnya yang menggunakan jasa Pekerja Seks Komersil (PSK) beralasan penyamaran sebelum razia.

Anak buahnya merupakan oknum Satpol PP Kota Tangerang yang alasannya menyamar sebagai pelanggan PSK untuk bisa melakukan razia rutin.

Bahkan, dalam video yang diterima TribunJakarta.com, anggota Satpol PP Kota Tangerang tersebut sudah telanjang bulat tanpa sehelai benang satu pun di tubuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Arief tidak banyak komentar dan menyerahkan semuanya ke pihak Inspektorat.

"Kita sudah periksa ke inspektorat seperti apa, yang salah diperbaiki," singkat Arief di Bantaran Sungai Cisadane, Kamis (28/10/2021).

"Saya tidak mau subyektif, saya perintahkan inspektorat untuk mengecek," sambungnya lagi.

Saat ditanya menyalahi aturan dan diduga menggunakan APBD Kota Tangerang untuk pakai jasa PSK, Arief tidak menjawabnya secara spesifik.

Baca juga: Satpol PP Kota Tangerang Asyik Ngamar Bareng PSK saat Ada Razia, Berdalih Sedang Lakukan Penyamaran

"Iya ada SOP, semua ada pedoman. Saya enggak tahu (soal APBD) kan nanti diperiksa inspektorat," ucap dia.

Sama halnya dengan Arief, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin tidak bisa berkata banyak soal ulah Satpol PP itu.

"Itu nanti saja ya. Itu Satpol PP, kita lihat," singkat Sachrudin saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (27/10/2021).

Digadang sebagai kota akhlakul karimah, Sachrudin melemparkan tanggung jawab dan meminta pihak Satpol PP Kota Tangerang yang menjawab.

Baca juga: Buntut Viral Dugaan Pungli, 5 Anggota Satpol PP Jakarta Barat Disanksi Potong Gaji

"Nanti kita lihat, kita belum tahu ininya," ucap Sachrudin.

Diberitakan sebelumnya, dua oknum Satpol PP Kota Tangerang berbuat asusila saat bertugas melakukan penyamaran membongkar prostitusi online di wilayahnya. 

Dua petugas penegak peraturan daerah (Perda) tersebut didapati sudah telanjang tanpa busana sama sekali bersama perempuan yang bukan istrinya.

Ditambah lagi terdapat barang bukti berupa alat kontrasepsi di sebuah kost-kostan Jalan Kenanga, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved