Bikin Merinding, Gibran Ngaku Dimintai Tolong Kuntilanak saat Hilang di Gunung Guntur: Dia Ketahan

Masih ingat Muhammad Gibran Arrasyid (14), pendaki yang sempat hilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat?

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Gibran (14), pendaki Gunung Guntur yang hilang selama enam hari, tengah dievakuasi Tim SAR Gabungan, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Masih ingat Muhammad Gibran Arrasyid (14), pendaki yang sempat hilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat?

Gibran sebelumnya sempat jadi perbincangan. Pasalnya, ia membuat pengakuan mengalami kejadian mistis ketika berada di Gunung Guntur.

TONTON JUGA

Ia hilang di Gunung Guntur pada 19 September 2021, dan ditemukan pada 24 September 2021 dalam keadaan hidup.

Dikutip TribunJakarta dari TribunJabar, Gibran mengaku bertemu dengan sosok Fenny.

Fenny menurutnya merupakan sosok kuntilanak yang arwahnya tertahan di Gunung Guntur.

"Dia ngajak ngobrol, minta tolong buat bisa keluar dari Gunung Guntur," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (29/10/2021).

Dalam percakapannya, Gibran mengatakan, kuntilanak bernama Fenny itu menyesal telah mengakhiri hidup dengan sengaja.

Baca juga: Dibawa ke Puncak Gunung Guntur, Kuncen Ade Leji Heran Sampai Rumah Ditangisi Keluarga

Fenny, menurutnya, nekat melakukan itu lantaran putus cinta.

"Dia tertahan di sana, dia jadi gila," ucapnya.

Gibran mengatakan, dia tidak bisa menolong Fenny untuk bisa keluar dari Gunung Guntur.

Sosok Fenny tersebut lalu meninggalkan Gibran seorang diri.

"Minta tolong, saya bingung enggak bisa nolong, terkunci di sana," ucapnya.

Gibran (14), pendaki Gunung Guntur yang hilang selama enam hari, tengah dievakuasi Tim SAR Gabungan, Jumat (24/9/2021).
Gibran (14), pendaki Gunung Guntur yang hilang selama enam hari, tengah dievakuasi Tim SAR Gabungan, Jumat (24/9/2021). (TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI)

Baca juga: Heboh Pengunjung Buang Celana Dalam di Gunung Sanggabuana untuk Buang Sial, MUI: Itu Musyrik

Setelah pernah mengalami peristiwa besar ydi Gunung Guntur, Gibran kini diketahui bisa melihat sosok makhluk tidak kasat mata.

Ia mengaku sesekali bisa melihat makhluk yang tidak bisa dilihat oleh kebanyakan orang, seperti jin.

"Tidak setiap saat tapi kadang terlihat jin, misalkan kalau diam di mana gitu, pasti kelihatan," ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya penglihatan itu pernah ia alami semasa kecilnya.

Namun setelah peristiwa besar yang menimpanya di Gunung Guntur penglihatannya semakin jelas.

Baca juga: Perkara Tak Mau Bayar Uang Kencan, Sugito Akhirnya Dihabisi di Gunung Antang

Gibran menjelaskan dia tidak bisa menolak pemberian Tuhan atas kemampuan yang ia miliki saat ini.

Saat ditanyai, Gibran mengaku masih belum tahu apakah ia ingin hidup normal atau hidup dengan kemampuan barunya itu.

"Saya bagaimana kehendak Allah saja," ucapnya.

Kronologi Penyelamaatan Gibran

Gibran ditemukan selamat saat sedang duduk seorang diri di Curug Koneng, Gunung Guntur, Jumat (24/9/2021) sore.

Gibran adalah pendaki yang hilang di Gunung Guntur pada 19 September 2021 pagi.

Anak laki-laki tersebut mendaki Gunung Guntur bersama rombongan sehari sebelum dinyatakan hilang.

Ia berpisah dengan rombongan. Gibran memilih berdiam di tenda pos tiga sedangkan rombongan melanjutkan perjalanan ke puncak.

Gibran saat itu ditemani oleh teman perempuannya, namun berada di tenda berbeda.

Saat rombongan kembali dari puncak, Gibran tidak ditemukan di tendanya dan dinyatakan hilang.

Proses pencarian Gibran memakan waktu enam hari yang melibatkan lebih dari seratus orang dibantu Kompi 4 Batalyon Pelopor A Sat Brimob Polda Jabar dan Dalmas Polres Garut.

Detik-detik Gibran ditemukan diceritakan oleh Bripda M Septian Efintiar anggota Samapta Polres Garut.

Tim pencarian sebelumnya sempat mencari Gibran di tempat anak tersbeut ditemukan.

Muhammad Gibran Arrasyid menjalani perawatan di Puskesmas Tarogong.
Muhammad Gibran Arrasyid menjalani perawatan di Puskesmas Tarogong. (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Namun, pencarian di hari pertama itu, tim tidak melihat keberadaan Gibran.

Di hari keenam pencarian, tim kembali mendatangi lokasi tersebut dan Gibran ditemukan sedang dalam posisi duduk.

"Sempat ke tempat yang sama tapi tidak ditemukan. Hari keenam ini ditemukan di tempat itu, posisinya lagi duduk," ujarnya saat diwawancarai TribunJabar.id.

Selama enam hari di Gunung Guntur, Gibran dalam kondisi sehat.

Ia hanya terluka sedikit di bagian kaki.

Saat dievakuasi, Gibran berinisiatif jalan sendiri tapi tim menggendongnya.

"Gibran pas turun mau jalan sendiri, tapi kami gendong karena ada luka di kakinya," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Tak Ada Malam Hari dan Bangun di Sungai, Cerita Gibran Tersesat 6 Hari di Gunung Guntur

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved