Antisipasi Virus Corona di Depok

Satgas Covid-19 Depok Minta Kemenkes Benahi Data Kasus: Tidak Tertulis Kelurahannya

Dadang menjelaskan, tidak semua data kasus Covid-19 tertulis lengkap dengan alamatnya

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Terminal Jatijajar, Tapos, Jumat (25/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, menyarankan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera membereskan data Covid-19 secara rinci by name by address, mulai dari tingkat RT hingga RW.

“Setelah kami mengikuti alur kerja Kemenkes dalam data kasus, hingga saat ini kami tidak bisa memetakan zonasi RT, karena data yang disajikan Kemenkes tidak lengkap,” kata Dadang dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/10/2021).

Dadang menjelaskan, tidak semua data kasus Covid-19 tertulis lengkap dengan alamatnya.

“Tidak semua data kasus dilengkapi dengan alamat lengkap sampai RT/RW. Bahkan ada juga data yang tidak tertulis kelurahannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Dadang juga menyoroti target vaksinasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan, yang dirasa pihaknya harus segera dibenahi.

“Saat ini parameter target yang digunakan beragam, ada yang 70 persen dari proyeksi penduduk, ada juga yang usia 12 tahun ke atas dan kami mendapatkan informasi terakhir dari Kemenkes 70 persen,”

“Dari jumlah penduduk berdasarkan Dukcapil. Inilah PR (pekerjaan rumah) besar Kemenkes, karena data sangat vital dan sangat diperlukan dalam perumusan kebijakan,” sambungnya lagi.

Baca juga: Klaim 25 Kelurahan di Depok Bebas Kasus Aktif Covid-19, Wali Kota Idris Sebut Jumlahnya Bisa Lebih

Terakhir, Dadang berujar pihaknya juga telah menyurati Kementerian Kesehatan terkait target vaksinasi ini.

“Yang sangat dibutuhkan daerah saat ini parameter target vaksinasi, agar diatur jelas dan terang. Kami sudah layangkan surat ke Kemenkes terkait ini,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved