Cerita Kriminal

Korban Cabut Laporan, Pasutri yang Curi Tabung Gas di Kwitang Dibebaskan Polisi

Selain itu, kedua pelaku merupakan pengangguran dan tidak memiliki tempat tinggal sehingga sering berpindah-pindah tempat.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Acos Abdul Qodir
Satrio Sarwo Trengginas / Tribun Jakarta
Yusuf bertemu dengan pelaku yang ditemani oleh Kapolsek Senen, Kompol Ari Susanto pada Senin (1/11/2021). 

Video itu diunggah oleh akun @junet.jakarta di Instagram dan viral di media sosial.

Baca juga: CCTV Tukang Sayur Rekam Pencurian Handphone di Depok, Pelaku Diduga Pasangan Suami Istri

Dalam tayangan video itu, terlihat suami istri bersama dua anaknya yang berboncengan motor berhenti di dekat warung seblak.

Si istri turun dari motor sembari diam-diam mencabut regulator tabung gas. 

Perempuan itu kemudian balik lagi ke motor untuk melihat situasi.

Setelah dirasa aman, ia berjalan mendekati warung dan langsung membawa kabur gas itu.

Pasangan suami istri (pasutri) EL (35) dan IA (32), pelaku pencurian tabung gas 3 kilogram di warung di Jalan Kramat 4 Ujung, Senen, Jakarta Pusat, yang video aksinya viral di media sosial, ditangkap polisi.

Pasutri tersebut ditangkap Satrekrim Polsek Senen di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (31/10/2021).

Untuk Biaya Berobat Anak

Kapolsek Senen, Kompol Ari Susanto membenarnya kedua pelaku pencurian yang aksinya terekam kamera CCTV itu adalah suami istri.

Dan dua anak kecil yang dibawa keduanya di sepeda motor adalah anak kandung mereka.

Saat diperiksa polisi, suami istri tersebut mengaku mencuri tabung gas untuk dijual dan uangnya untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit.

"Pengakuannya, kemarin dijual (tabung) karena putranya sakit," ujar Kompol Ari Susanto di Mapolsek Senen, Jakarta Pusat, Senin (1/11/2021).

Dalam pemeriksaan, pasutri tersebut mengaku sebagai pengangguran dan tidak mempunyai tempat tinggal atau rumah.

Baca juga: Cerita Letda Indra Masuk Akmil Bersama Adik: Tak Tega Lihat Diplonco, Marah Saat Sheila Mau Menyerah

Mereka bersama anak-anaknya selalu berpindah-pindah tempat.

"Enggak punya tempat tinggal dia, berpindah-pindah tinggalnya dari satu tempat ke tempat yang lain, kasihan," ucap Ari.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved