Cerita Kriminal

Korban Cabut Laporan, Pasutri yang Curi Tabung Gas di Kwitang Dibebaskan Polisi

Selain itu, kedua pelaku merupakan pengangguran dan tidak memiliki tempat tinggal sehingga sering berpindah-pindah tempat.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Acos Abdul Qodir
Satrio Sarwo Trengginas / Tribun Jakarta
Yusuf bertemu dengan pelaku yang ditemani oleh Kapolsek Senen, Kompol Ari Susanto pada Senin (1/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Polisi membebaskan pasangan suami-istri berinisial EL (35) dan IA (32) yang mencuri tabung gas 3 kg di Jalan Kwitang IV Ujung, Senen, Jakarta Pusat.

Kapolsek Senen, Kompol Ari Susanto mengatakan pihaknya memutuskan perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Korban, Muhammad Yusuf, juga sudah mencabut laporan di Polsek Senen.

"Diselesaikan secara restoratif ya, jadi korban yang punya tabung gas itu mencabut laporannya," ungkap Ari saat dikonfirmasi pada Selasa (2/11/2021).

Yusuf dan kedua pelaku pun sudah bertemu di Polsek.

Korban memaafkan karena merasa kasihan dengan kedua pelaku yang terimpit masalah ekonomi. 

Sebab, mereka nekat mencuri tabung gas milik Yusuf lantaran butuh uang untuk berobat putranya yang sakit. 

Baca juga: Lagi, Pasutri Mencuri Sertakan Anak, Kali Ini Gondol Tabung Gas Pedagang Seblak di Kwitang

Selain itu, kedua pelaku merupakan pengangguran dan tidak memiliki tempat tinggal sehingga sering berpindah-pindah tempat.

"Saya memaafkan pelaku yang telah mengambil tabung gas saya. Karena saya melihat kondisi keluarga pelaku yang sangat memprihatinkan," ucap Yusuf.

Baca juga: Bertemu Pasutri yang Curi Tabung Gas di Warungnya, Korban Telah Maafkan

Ari menambahkan pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus kepada kedua pelaku dan anak-anaknya.

"Polsek Senen juga memberikan bantuan kepada tersangka keluarga yang diamankan. Terus memberikan pengecekan kesehatan dan lain-lain," tambah Ari.

Baca juga: 4 Satpam Rumah Sakit Hajar Terduga Pencuri hingga Tewas, Polisi: Aniaya Pakai Tangan Kosong

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami dan istri nekat mencuri tabung gas 3 kg milik pedagang seblak.

Kedua pelaku turut mengajak dua anaknya saat mencuri.

Tangkap layar - Suami istri, terduga pelaku pencurian tabung gas 3 kilogram milik pedagang seblak di Jalan Kramat 4 Ujung, depan sekolah PSKD, Kwitang, Jakarta Pusat. pada Minggu (31/10/2021).
Tangkap layar - Suami istri, terduga pelaku pencurian tabung gas 3 kilogram milik pedagang seblak di Jalan Kramat 4 Ujung, depan sekolah PSKD, Kwitang, Jakarta Pusat. pada Minggu (31/10/2021). (Istimewa)

Pencurian tabung gas 3 kg itu terjadi di Jalan Kramat 4 Ujung, depan sekolah PSKD, Kwitang, Jakarta Pusat.

Video itu diunggah oleh akun @junet.jakarta di Instagram dan viral di media sosial.

Baca juga: CCTV Tukang Sayur Rekam Pencurian Handphone di Depok, Pelaku Diduga Pasangan Suami Istri

Dalam tayangan video itu, terlihat suami istri bersama dua anaknya yang berboncengan motor berhenti di dekat warung seblak.

Si istri turun dari motor sembari diam-diam mencabut regulator tabung gas. 

Perempuan itu kemudian balik lagi ke motor untuk melihat situasi.

Setelah dirasa aman, ia berjalan mendekati warung dan langsung membawa kabur gas itu.

Pasangan suami istri (pasutri) EL (35) dan IA (32), pelaku pencurian tabung gas 3 kilogram di warung di Jalan Kramat 4 Ujung, Senen, Jakarta Pusat, yang video aksinya viral di media sosial, ditangkap polisi.

Pasutri tersebut ditangkap Satrekrim Polsek Senen di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (31/10/2021).

Untuk Biaya Berobat Anak

Kapolsek Senen, Kompol Ari Susanto membenarnya kedua pelaku pencurian yang aksinya terekam kamera CCTV itu adalah suami istri.

Dan dua anak kecil yang dibawa keduanya di sepeda motor adalah anak kandung mereka.

Saat diperiksa polisi, suami istri tersebut mengaku mencuri tabung gas untuk dijual dan uangnya untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit.

"Pengakuannya, kemarin dijual (tabung) karena putranya sakit," ujar Kompol Ari Susanto di Mapolsek Senen, Jakarta Pusat, Senin (1/11/2021).

Dalam pemeriksaan, pasutri tersebut mengaku sebagai pengangguran dan tidak mempunyai tempat tinggal atau rumah.

Baca juga: Cerita Letda Indra Masuk Akmil Bersama Adik: Tak Tega Lihat Diplonco, Marah Saat Sheila Mau Menyerah

Mereka bersama anak-anaknya selalu berpindah-pindah tempat.

"Enggak punya tempat tinggal dia, berpindah-pindah tinggalnya dari satu tempat ke tempat yang lain, kasihan," ucap Ari.

Sedangkan untuk anaknya yang sakit, pihak kepolisian sementara akan merawatnya di ruang khusus.

Pelaku Minta Maaf

Setelah ditangkap aparat, pelaku dan koran bertemu di Mapolsek Senen.

Pelaku mengutarakan maafnya secara langsung.

Ia mengaku nekat mencuri tabung gas tiga kilogram lantaran terimpit masalah ekonomi.

"Saya melakukan ini karena kebutuhan rumah tangga, Pak. Buat sehari-hari makan. Saya benar-benar sulit buat hidup kepepet makanya saya bisa melakukan ini," aku pelaku. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved