Breaking News:

4 Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Gorong-gorong Pondok Kopi Belum Ditemukan

Pencarian dilakukan dari KBT karena aliran tersebut merupakan hilir dari gorong-gorong dengan lebar sekitar 50 sentimeter.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Dokumentasi Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pencarian Andika Budi Prasetyo (9) di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), Kamis (4/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pencarian Andika Budi Prasetyo (9) yang hanyut di gorong-gorong, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (1/11/2021) terus dilakukan.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, mengatakan, pihaknya sudah memperluas area pencarian hingga Kanal Banjir Timur (KBT).

"Hari ini pencarian korban dilakukan dari KBT wilayah Pondok Kopi hingga KBT Ujung Menteng, Kecamatan Cakung. Tapi korban belum ditemukan," kata Gatot di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (4/11/2021).

Pencarian dilakukan dari KBT karena aliran tersebut merupakan hilir dari gorong-gorong dengan lebar sekitar 50 sentimeter dan kedalaman sekitar 40 sentimeter lokasi Andika hanyut.

Pada hari pertama pencarian pun Jajaran Damkar Jakarta Timur pun sudah berupaya melakukan pencarian dengan menyisir gorong-gorong, nahas upaya belum berhasil menemukan Andika.

"Tadi kita mulai pencarian dari pukul 10.40 WIB hingga pukul 17.00 WIB dengan melibatkan lima personel. Hari ini pencarian korban dihentikan sementara, besok akan kembali kita lanjutkan," ujarnya.

Pencarian dihentikan sementara karena pada malam hari minim penerangan sehingga dikhawatirkan justru membahayakan petugas gabungan yang bertugas melakukan penyisiran.

Baca juga: Tak Sangka Aksi Evakuasi Bocah di KBT Viral Diapresiasi, Anggota PPSU: Tujuan Hanya Menyelamatkan

Gatot menuturkan pencarian bakal dilanjutkan pada Jumat (5/10/2021) dengan menyisir sepanjang aliran KBT, khususnya di lokasi yang berpotensi korban tersangkut.

"Untuk kendala pencarian tidak ada. Tapi karena aliran masuk KBT luas dan arusnya cukup lumayan (deras). Pencarian korban akan tetap kita lanjutkan. Mudah-mudahan dapat segera ditemukan," tuturnya.

Berdasar keterangan orangtua Andika, korban terakhir terlihat mengenakan baju biru bergambar mobile legend dan celana pendek hitam, tapi saat kejadian korban sudah tidak mengenakan baju.

Sebagai informasi, kejadian berawal saat Andika bersama sejumlah temannya bermain perosotan di gorong-gorong saluran air permukiman warga Pondok Kopi pada Senin (1/11/2021).

Nahas debit kenaikan debit air dan kontur gorong-gorong yang menurun membuat Andika hanyut, teman-temannya yang ikut bermain tidak bisa menolong karena derasnya air pada saluran.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved