Selain Copot Direktur Utama, Gubernur Anies juga Ganti Direktur Operasi dan Perawatan LRT Jakarta

Selain Direktur Utama, Direktur Operasi dan Perawatan LRT Jakarta juga dicopot Gubernur Anies Baswedan.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (21/9/2021). Anies Baswedan diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 dengan tersangka Yorry Corneles Pinontoan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Selain Direktur Utama, Direktur Operasi dan Perawatan LRT Jakarta juga dicopot Gubernur Anies Baswedan.

Terhitung pertanggal 3 November 2021, dua jabatan bergengsi di LRT itu kan diisi orang baru.

"Terdapat perubahan susunan pengurus PT LRT Jakarta per tanggal 3 November 2021 yaitu pergantian Direktur Utama dan Direktur Operasi dan Perawatan," kata GM Corporate Secretary LRT Jakarta, Ira Yuanita kepada awak media, Kamis (4/11/2021).

Direktur Utama yang sebelumnya dijabat oleh Wijanarno kini digantikan oleh Plt Direktur Utama LRT Jakarta Hendri Saputra.

Sementara, Direktur Operasi dan Perawatan yang sebelumnya dijabat oleh G Indarto Wibisono, kini digantikan oleh Aditia Kesuma Negara.

"LRT Jakarta mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Wijanarko dan Bapak G. Indarto Wibisono atas seluruh dedikasi, pencapaian, dan kerja kerasnya selama ini."

"Kami menyambut Bapak Hendri Saputra dan Bapak Aditia Kesuma Negara dengan harapan keduanya dapat terus membangkitkan, menumbuhkan, serta menguatkan LRT Jakarta sebagai bagian dari industri kereta api perkotaan di DKI Jakarta," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta copot Dirut LRT Jakarta

Direktur SDM dan Umum PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Muhammad Taufiqurrachman benarkan pencopotan Direktur Utama LRT Jakarta Wijanarko.

"Iya, per 3 November ada pejabat baru," katanya kepada awak media, Kamis (4/11/2021).

Taufiq menuturkan pergantian atau pencopotan ini merupakan penyegaran dari jajaran PT Jakpro yang merupakan induk perusahaan LRT Jakarta

Menurutnya masa pergantian jabatan ini bisa dilakukan kapan saja dan tak perlu harus menjabat selama empat tahun lebih dulu.

"Biasa itu pergantian penjabat di BUMD dan anak usahanya bagian dari pengembangan talend and develompment memberikan penyegaran terhadap pelaksanaan di anak usaha. Peraturan yang baru anytime sebagai direksi bisa diangkat atau diganti pemegang saham," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved