Jalan di Bantaran Kali Ciliwung, Pemuda 20 Tahun Terpeleset dan Hanyut Terbawa Arus

Kasus warga hanyut di Jakarta Timur pada bulan November 2021 ini merupakan yang kedua kalinya terjadi.

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melakukan pencarian Willi (20), korban hanyut di aliran Kali Ciliwung, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Willi (20), warga Kebon Sayur, RT 05/RW 13 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, hanyut di aliran Kali Ciliwung pada Senin (8/11/2021).

Kepala Seksi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan Willi dilaporkan hanyut pukul 17.05 WIB.

"Berdasarkan keterangan warga awalnya korban berjalan di bantaran Kali Ciliwung. Namun korban terpeleset dan mengakibatkan korban langsung terjatuh," kata Gatot di Jakarta Timur, Senin (8/11/2021).

Derasnya arus dan tinggi muka air Kali Ciliwung yang naik imbas hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir membuat warga tidak bisa menolong korban saat hanyut.

Baca juga: Pencarian Bocah Hanyut di Gorong-gorong Pondok Kopi Dihentikan, Petugas Duga Korban Tertutup Lumpur

Baca juga: Panik Ada Tawuran, Pemuda di Bekasi Ini Menceburkan Diri ke Kali hingga Tewas Tenggelam

Setelah menerima laporan warga, satu unit mobil light rescue berikut 10 personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dikerahkan melakukan pencarian.

"Kita langsung lakukan pencarian korban dari titik terakhir terlihat warga jatuh. Pencarian dengan menyisir sepanjang aliran Kali Ciliwung menggunakan satu perahu karet," ujarnya.

Berdasar keterangan warga Kebon Sayur, Willi yang memiliki ciri fisik postur tubuh tinggi, kurus, dan kuli sawo matang terakhir terlihat mengenakan baju berwarna hitam.

Baca juga: Remaja Asal Tasikmalaya Tenggelam Karena Bercanda di Pinggir Sungai, Tak Ada Temannya yang Menolong

Kasus warga hanyut di Jakarta Timur pada bulan November 2021 ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Sebelumnya pada Senin (1/11/2021), seorang bocah bernama Andika Budi Prasetyo (9) hanyut.

Bedanya, Andika hanyut di gorong-gorong permukiman warga Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit saat bermain hujan dan diduga hanyut ke aliran Kanal Banjir Timur (KBT).

Nahas pada Minggu (7/11/2021) Tim SAR gabungan menghentikan pencairan Andika belum ditemukan, Andika dinyatakan hilang karena setelah dicari hingga 25 kilometer tak ditemukan.

--

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved