Banjir Kepung Jakarta

Kali Pesanggrahan Meluap, 2 RT di Jalan Haji Briti Kembangan Selatan Banjir Setinggi 80 Cm

Hujan deras menyebabkan permukiman di Jalan Haji Briti B, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, dilanda banjir, Senin (8/11/2021).

Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Lurah Kembangan Selatan, Aryan Syafari di lokasi banjir di Jalan Haji Briti B, Kembangan Selatan, Jakarta Barat pada Senin (8/11/2021). 

"Ya ragu mau lewat karena tadi lihat ada yang mogok, tapinya ada lobang terus ban motor saya oleng bisa jatuh," kata Karin.

Karin melanjutkan, ia juga harus mengganti sepatu yang dikenakan dengan sandal agar tidak basah terkena genangan.

Baca juga: Langganan Banjir, Genangan Air di Permukiman Warga Kembangan Selatan Mulai Surut

Karin berharap, Pemerintah Kota Jakarta Barat lebih serius lagi menanggulangi banjir karena sudah masuk musim hujan.

"Ya lebih kerja ekstra lagi lah, jangan sampai gara-gara ada genangan atau banjir kami para pekerja ini harus pulang ke rumah lagi karena enggak bisa lewat," ucapnya.

Karin terpaksa melewati genangan itu secara perlahan supaya melihat jalan apakah ada lobang atau tidak.

Ia juga sudah izin datang telat ke kantor kepada atasannya karena sepanjang jalan tersebut terjadi genangan.

"Ya hari ini belum turun hujan, kalau hujan lagi mungkin makin tinggi," jelasnya.

20 Kelurahan Jadi Kampung Siaga Bencana

Dinas Sosial DKI Jakarta menetapkan 20 dari total 65 Kelurahan yang tersebar pada 10 Kecamatan di Jakarta Timur menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB).

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Ridwan mengatakan 20 Kelurahan tersebut ditetapkan sebagai KSB karena rawan banjir.

"Ini Kelurahan yang memang setiap tahunnya menghadapi banjir. Mereka (warga) yang paling terdampak banjir," kata Ridwan saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (7/11/2021).

Kelurahan tersebut di antaranya Kelurahan Rambutan, Cibubur, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Bidara Cina, Tengah, Dukuh, Cililitan, Cawang, Cipinang Melayu, Kebon Pala, Kebon Manggis.

Pondok Bambu, Rawa Terate, Cakung Barat, Penggilingan, dan Balekambang yang permukiman warganya dilintasi aliran Kali Ciliwung, Kali Cipinang, Kali Sunter, dan aliran lainnya.

"Kita tidak menutup kemungkinan akan mendirikan KSB lain di wilayah Kelurahan yang belum ada. Nanti kita usulkan melalui Dinas Sosial DKI Jakarta, mungkin juga ke Kementerian Sosial," ujarnya.

Ridwan menuturkan anggota KSB berkisar 10-20 orang, terdiri dari pengurus RT/RW setempat, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), pekerja sosial masyarakat, dan pendamping sosial, dan lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved