Pengikut Habib Rizieq Tewas

Hari Ini, Briptu Fikri dan Ipda Yusmin Jalani Sidang Lanjutan Unlawful Killing Laskar FPI

PN Jaksel akan menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing laskar FPI dengan 2 terdakwa, Briptu Fikri & Ipda Yusmin

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing 4 Laskar FPI, Briptu Fikri Ramadhan, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan - PN Jaksel akan menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing laskar FPI dengan 2 terdakwa, Briptu Fikri & Ipda Yusmin 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing laskar FPI dengan dua terdakwa, Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, Selasa (9/11/2021).

Pejabat humas PN Jakarta Selatan Haruno mengatakan, rencananya sidang akan digelar pukul 10.00 WIB.

Ia menjelaskan, persidangan hari ini masih beragendakan pemeriksaan saksi.

"Sepertinya masih saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata Haruno saat dikonfirmasi.

Menurut Haruno, saksi yang dihadirkan bakal memberikan keterangannya secara virtual sesuai permintaan JPU.

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Simpatisan Boikot Kapolda Fadil Imran dan Pangkostrad Dudung: Jangan Undang!

"Katanya JPU minta untuk (pemeriksaan saksi) divirtualkan," ujar dia.

Pada sidang sebelumnya, Majelis Hakim sempat berdebat dengan JPU terkait pemeriksaan saksi.

Suasana sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat Laskar FPI di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Selasa (2/11/2021).
Suasana sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat Laskar FPI di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Selasa (2/11/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

JPU merasa keberatan karena 8 saksi yang dijadwalkan memberikan keterangan hadir secara langsung.

JPU menilai seharusnya saksi hadir secara virtual sesuai dengan penetapan Majelis Hakim pada sidang sebelumnya.

8 saksi itu kemudian diminta menuju Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan untuk memberikan keterangan secara virtual.

Baca juga: Sempat Dikeroyok Simpatisan Rizieq Shihab, Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat Mulai Membaik

"Oleh karena itu kami menunggu saksi hadir di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," kata JPU di ruang sidang utama.

Ketua Majelis Hakim M Arif Nuryanta lalu memberikan opsi sidang hari ini hanya beragendakan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi.

"Dengan melihat seperti ini majelis akan mengambil sikap bahwa persidangan ada offline tidak terbatas saksinya tidak sebanyak yang penuntut umum hadirkan, mungkin empat dulu dan nanti tetapi satu-satu," ujar Arif.

Kendati demikian, JPU tetap merasa keberatan dan meminta seluruh saksi diperiksa secara virtual.

Henry Yosodiningrat, kuasa hukum dua terdakwa kasus unlawful killing terhadap 4 Laskar FPI, saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (18/10/2021).
Henry Yosodiningrat, kuasa hukum dua terdakwa kasus unlawful killing terhadap 4 Laskar FPI, saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (18/10/2021). (Annas Furqon Hakim/ Tribun Jakarta)

Majelis Hakim pun memutuskan hanya memeriksa satu orang saksi secara virtual yaitu penyidik Bareskrim Polri bernama Saifullah.

Dalam perkara ini, Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Yusmin Ohorella didakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved