Dengar Perjuangan Anak Ojol hingga Jadi ASN, Dedi Mulyadi Akui Lebih Susah: Pernah Ga Makan 3 Hari
Ayah dari perempuan bernama Eni yang diajak berbincang Kang Dedi itu baru saja meninggal karena tertimpa pohon tumbang.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Dengarkan perjuangan anak mendiang pengendara ojek online (ojol) hingga jadi aparatur sipil negara (ASN), Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengakui kisah hidup yang dilaluinya semasa muda jauh lebih sulit.
Ayah dari perempuan bernama Eni yang diajak berbincang Kang Dedi itu baru saja meninggal karena tertimpa pohon tumbang.
Kang Dedi yang saat itu menolong orangtua Eni kemudian mengajak Eni dan ibunya datang ke rumah.
Di sana, Eni dan ibunya bercerita bagaimana perjuangan keluarganya untuk hidup dan bersekolah.
Kang Dedi mengaku salut dengan perjuangan Eni yang sejak kecil sudah rajin membantu orangtua hingga akhirnya kini bisa menjadi seorang ASN sebagai penyuluh Dinas Pertanian.
Baca juga: Tolak Tumpangan Dedi Mulyadi, Kakek Pilih Ke Cikampek Naik Sepeda Sembari Cari Ceceran Sisa Padi
Kang Dedi menyebut salah satu kesuksesan Eni hingga bisa menjadi ASN di usia 23 tahun karena doa orangtua, terutama sang ibu.
"Kekuatan utama dalam sebuah keluarga adalah ibu.
Jadi kalau ibunya sangat kuat dalam doa dan usahanya, nahkan kepedihan bisa mengantar kepada keberhasilan," ujar Kang Dedi dilansir dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (10/11/2021).

Sama-sama Pernah Susah
Dalam kesempatan itu, Kang Dedi menanyakan perjuangan dan kesulitan terberat yang pernah dialami Eni selama hidupnya.
Saat itu Eni menyebut sudah berjualan membantu keluarga sejak masih SD.
"Pernah jualan cilok, pernah juga jualan bala-bala.
Pas SMP jualan ES," kata Eni.
Kang Dedi kemudian menyebut bahwa apa yang dialami dirinya saat muda jauh lebih susah daripada itu.
Baca juga: Usai Pernikakannya Viral, Hansip Sabel Dapat Hadiah Lagi dari Dedi Mulyadi: Jadi Tambah Bergairah
Mantan Bupati Purwakarta itu mengaku sempat tiga hari tak bisa makan karena tak ada uang.
"Pernah ga makan tiga hari?
Saya pernah gak makan tiga hari tiga malam. Ga makan karena gapunya uang," ujar Kang Dedi,
Kang Dedi pun bercerita mengenai perjuangan semasa sekolah hingga kuliah dulu kepada Eni dan ibunya.
"Saya SMP jualan es, jualan layan-layang, jualan ager.
SMA jadi tukang juru foto dan tukang ojek.
Kuliah jadi tukang beras, bala-bala, gorengan.
Kuliah jalan kaki, balik bareng temen saya yang sudah kerja dengan harapan dijajanin bakso," papar Kang Dedi.

Kang Dedi Bocorkan Rahasia Fisiknya
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi bagikan tips badan sehat dan bugar.
Sudah berusia pas setengah abad, Dedi Mulyadi atau karib disapa Kang Dedi ini rupanya punya ritual khusus setiap pagi.
Hal itu dibocorkannya di YouTube channel pribadinya yang diunggah, Sabtu (2/10/2021).
Diketahui, Dedi Mulyadi merupakan pria kelahiran 11 April 1971 di Subang.
Tahun ini, usianya Kang Dedi genap setengah abad atau 50 tahun.
Baca juga: Pedenya Siswi SD Cerita Sudah Punya Pacar Buat Dedi Mulyadi Geleng Kepala; Jujur Aja Sama Gue
Di YouTube channelnya, Kang Dedi kerap membagikan pengalamannya bertemu dengan orang-orang baru setiap harinya.
Kang Dedi biasanya tak sengaja bertemu orang tersebut di pinggir jalan lalu mengulik kisah hidup orang tersebut.
Setiap hari, mantan Bupati Purwakarta periode 2008-2013 dan 2013-2018 ini selalu disibukan dengan kegiatan.

Meski begitu, Kang Dedi rupanya memiliki rahasia jitu menjaga kesehatan tubuhnya agar terus terjaga.
Mulanya, hal itu disinggung Kang Dedi di YouTube channelnya.
"Orang nanya kelihatannya teh sehat terus," tutur Dedi Mulyadi dikutip TribunJakarta.com, Minggu (3/10/2021).
Dedi Mulyadi lantas membocorkan kebiasaannya setiap pagi yang tak pernah terlewat.
Rupanya, kuncian Dedi Mulyadi adalah tak lupa mengonsumsi jus tiap pagi dan air putih.
"Saya tuh punya kebiasaan bangun tidur minum air putih kemudian biasa minum jus," sambung Dedi Mulyadi.
Tak sekedar jus, Dedi Mulyani mengaku jus yang dikonsumsinya tanpa gula dan es.
Baca juga: Aksi Dedi Mulyadi Jadi Sopir Truk Pasir, Bingung Cara Buka Pintu dan Tutup Jendela: Mobil Butut
"Jus saya itu tidak boleh ada gula dan tidak boleh ada es,"
"Kenapa tidak boleh ada gula? Karena saya sudah manis, gak perlu ditambah pemanis," seloroh pria berusia 50 tahun itu.
Yang paling utama, dijelaskan Kang Dedi, adalah menjaga kadar gula dalam tubuh tubuh.

"Kenapa tanpa es? Karena es itu menurunkan daya tahan tubuh," jelasnya sambil tersenyum.
Tak hanya soal makanan, Dedi Mulyadi juga menyebut pikiran berpengaruh kepada kesehatan,
Yang terpenting baginya, jangan mempunyai pikiran negatif.
"Pikirannya dibersihkan, jangan punya pikiran kotor, mencurigai orang lain, apalagi membenci,"
"Jangan deh, itu nyiksa hati dan diri," sambungnya.
Menurut Kang Dedi, hidup bahagia adalah ketenangan pikiran dan diri.
Lebih lanjut, Kang Dedi mengaku hanya makan nasi dalam jumlah sedikit.
Pasalnya, ia tidak banyak bergerak dalam kesehariannya.
"Saya makan sedikit, makannya tubuhnya begini kurus. Tapi tidak loyo," sambungnya.