Harga Minyak Goreng dan Telur di Pasar Cimanggis Tangsel Meroket, Warga Menjerit

Harga minyak goreng yang meroket sejak beberapa hari belakangan, juga diikuti oleh komoditi telur.

Tribun Manado
minyak goreng kemasan 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Harga minyak goreng yang meroket sejak beberapa hari belakangan, juga diikuti oleh komoditi telur.

Hal itu terlihat di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Harga minyak goreng curah per dua liter di Pasar Cimanggis bisa mencapai Rp 36 ribu.

Sementara, harga telur ayam per kilogramnya kini mencapai Rp 25 ribu.

terbilang sangat meroket dalam waktu dekat ini. 

"Ya mau enggak mau, kita harus keteng diatas Rp 36.000 sebelumnya Rp 31.000 paling tinggi Rp 32.000 itu sudah mulai naik perlahan sejak dua bulan ini. Terasa banget di bulan-bulan ini, hampir Rp 3.000 naiknya minyak goreng kemasan," kata Suratno, salah satu pedagang sembako di Pasar Cimanggis, Senin (15/11/2021).

Sedangkan, peningkatan harga telur ayam baru terjadi pada beberapa pekan terakhir. 

"Telur kenaikannya sudah mencapai Rp 5.000, biasa Rp 19.000 atau Rp 20.000 sekarang sudah Rp 25.000," ujar Suratno.

Harga telur di Pasar Kramat Jati meroket menjelang natal dan tahun baru, Kamis (6/12/2018).
Harga telur di Pasar Kramat Jati meroket menjelang natal dan tahun baru, Kamis (6/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Baca juga: Diduga Akibat Percikan Api Las, Pabrik Minyak Goreng di Cilincing Terbakar

Harga naik dua barang sembako itu membuat daya beli masyarakat menurun.

"Ini kan berpengaruh ke penjualan kita lah, omset pasti menurun karena memang data beli masyarakatnya menurun juga," pungkas Suratno.

Di sisi lain, kenaikan harga barang kebutuhan dapur itu juga membuat masayrakat menjerit.

"Belanja telur sama minyak, kaget harganya itu sudah pada naik," kata Ipah (45)-warga-saat ditemui di Pasar Cimanggis.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Meroket, Tukang Gorengan di Koja: Naiknya Nggak Segan-Segan!

Ipah mengaku terkejut karena harga telur dan minyak goreng meroket tinggi.

Menurut dia, harga telur dan minyak goreng tinggi sehingga memaksa dirinya untuk mengurangi kebutuhan lainnya.

"Tadinya minyak cuman Rp 30.000 per 2 liter (kemasan), kalau telur sekilo Rp 18.000. Sekarang minyak Rp 35.000 dua liter, telur sekarang Rp 25.000," ujarnya.

Dia berharap, pemerintah dapat menangani kenaikan harga pada dua komoditas tersebut.

"Ya harapannya ke pemerintah ya cepat-cepat diturunin lah biar enggak melambung tinggi. Kita kan rakyat miskin," ujar Ipah.

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Warga Kota Tangsel Minta Pemerintah Turun Tangan Terkait Harga Minyak Goreng dan Telur Meroket dan Pedagang Pasar Cimanggis Sebut Daya Beli Menurun Akibat Kenaikan Harga Minyak dan Telurditor: Mohamad Yusuf

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved