Pesan Marsekal Hadi ke Prajurit TNI: Latih Terus Kemampuan Kalian, Tanpa Lelah, Mengeluh & Berharap
Resmi meletakkan jabatannya sebagai Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan pesan kepada para prajurit TNI.
Ia melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Udara.
Baca juga: Dilantik Jadi KSAD, Masa Lalu Dudung Abdurachman Penuh Perjuangan: Jualan Koran Sebelum Ke Sekolah
Tak hanya itu, Hadi Tjahjanto pun sempat belajar di Sekolah Penerbang TNI AU.
Pada masa awal kariernya, ia tergolong biasa saja.
Hal ini disampaikan Mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama (Purn) TNI Dwi Badarmanto.
"Lulus Akabri 86. Kalau lihat kariernya sebelum bintang 1 itu biasa-biasa saja," ujar Dwi.
Ia bahkan sempat dianggap dipandang sebelah mata.
Kala itu, Hadi Tjahjanto masih menjadi penerbang pesawat angkut ringan.

Dari 1988 hingga tahun 2000, tak terlihat dari sosok Hadi Tjahjanto akan menjadi orang besar yang berkuasa.
"Dari penerbang pesawat angkut ringan, orang sudah melihat sebelah mata, tapi Tuhan berkata lain," katanya.
Masih dilansir dari sumber yang sama, kala itu ia sempat mendengar celotehan Hadi Tjahjanto.
Hadi disebut sempat berontak dalam hatinya karena tugas yang diembannya.
Mulanya ia sempat ditempatkan di Pangkalan Udara Hussein Sastranegara.
Namun, ujungnya ia malah ditugaskan sebagai Komandan Pangkalan Udara Adi Soemarmo.
Namun, siapa yang bisa menebak nasib seseorang, Hadi Tjahjanto memiliki keberuntungan besar dalam perjalanan kariernya.
Ia yang dulu dipandang sebelah mata justru menjadi orang paling berkuasa di militer Indonesia.