Pria ODGJ Bakar Pos Ormas di Bantar Gebang Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

ODGJ diduga menjadi penyebab kebakaran sejumlah barang di pos ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi Garis polisi. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diduga menjadi penyebab kebakaran sejumlah barang di pos ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi. 

Sosok ODGJ Jadi Penyebab Kebakaran di Koja

Rumah kediaman Chandra di RT 01 RW 10 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dipasangi garis polisi.
Rumah kediaman Chandra di RT 01 RW 10 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dipasangi garis polisi. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Chandra (32), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diduga menjadi penyebab kebakaran hebat di Koja dikenal sebagai sosok yang pemarah.

Ketua RT 12 RW 08 Kelurahan Koja, Darsita mengatakan, Chandra tak jarang membuat takut tetangganya karena sifatnya yang mudah tersinggung.

Bahkan, Chandra juga beberapa kali diketahui memukul ibundanya sendiri.

"Sosoknya cenderung temperamen, gampang tersinggung, cepat marah, sama mamanya saja berani mukul," kata Darsita di lokasi, Rabu (17/11/2021).

Pada saat kebakaran terjadi Selasa (16/11/2021) sore kemarin, ibunda Chandra tak berada di lokasi.

Dari apa yang didengar Darsita, ibunda ODGJ tersebut memutuskan tak tinggal lagi dengan Chandra semenjak adanya pemukulan.

"Ibunya saja, katanya lagi ya, ibunya lagi enggak pulang, karena takut sempat dipukul sama dia," kata Darsita.

Baca juga: 25 Rumah Hangus dalam Kebakaran Hebat di Belakang Pasar Sindang Koja

Chandra sendiri tinggal di RT 01 RW 10 Kelurahan Koja, yang berada satu lingkungan dengan warga di RT 12 RW 08 Kelurahan Koja, Jakarta Utara.

Kedua wilayah tersebut terbagi ke Jalan Fort Timur dan Jalan Lorong L.

Menurut Darsita, Chandra sempat bekerja sebagai petugas PPSU serta satpam rumah sakit.

Semenjak yang bersangkutan menganggur, temperamennya semakin sering terlihat.

"Banyak saksinya. Kita (warga) juga cemas," ucap Darsita.

Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah Chandra alias titik awal munculnya api sudah dipasangi garis polisi.

Kekinian, ada dua versi dari warga terkait ulah Chandra yang membuat kebakaran hebat kemarin terjadi.

Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat Penduduk di Belakang Pasar Sindang Koja

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved