Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Bekasi Dukung PPKM Level 3 Saat Libur Nataru: Abisin Duit Asal Jangan ke Luar Kota

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, pihaknya sepakat dengan penerapan PPKM Level 3 se-Indonesia jika hal tersebut untuk kemanusiaan.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jl A Yani, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (8/11/2021).  

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mendukung rencana kebijakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 mendatang.

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, pihaknya sepakat dengan penerapan PPKM Level 3 se-Indonesia jika hal tersebut untuk kepentingan kemanusiaan.

Jangan sampai kata dia, gelombang ketiga penularan Covid-19 malah mengakibatkan dampak lebih parah seperti angka kematian meningkat.

"Kalau untuk kemanusiaan, kalau untuk hal yang bisa kita rasakan kemarin, setiap menit ambulance bulak balik dan penguburan menggunakan backhoe itu (penerapan PPKM Level 3) udah tepat," kata Pepen Senin (22/11/2021). 

Pepen menambahkan, warga tetap dapat menikmati liburan Nataru asal tetap berada di dalam kota.

Sebab, mobilitas warga ke luar daerah sangat berpotensi meningkatkan penularan Covid-19.

"Makanya saya bilang boleh jalan-jalan asal di sini aja, tapi kalau sudah keluar kemana-mana, besar kemungkinan (terjadi transmisi penularan), kalau di sini kan hari ini aja cuma ada 16 atau berapa gitu pasien baru," jelas dia.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan PPKM Level 3 di Masa Libur Natal & Tahun Baru, Wagub DKI: Kami Hormati

Pihaknya juga tidak akan melarang jika ada warga Kota Bekasi hendak melakukan liburan, masyarakat bisa menghabiskan liburan Nataru di dalam kota seperti mal dan tempat hiburan lain.

"Kan kita bilang boleh libur tapi jangan ke luar kota, silahkan jalan-jalan di kota Bekasi, abisin duit engga apa apa, tapi jangan ke luar kota," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved