Cerita Kriminal

Awal Mula Bentrok Ormas di Tangerang Makan Korban Luka, PP dan FBR Rebutan Lahan Parkir

Dua organisasi yang buat onar tersebut bentrok di Dian Plaza Ciledug, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi parkir 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ternyata rebutan parkir menjadi pemicu utama organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan ForumBetawi Rempug (FBR) bentrok di Kota Tangerang pada Jumat (19/11/2021) tengah malam.

Dua organisasi yang buat onar tersebut bentrok di Dian Plaza Ciledug, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, mengatakan, keduanya bentrok karena rebutan lahan parkir di kawasan Pasar Lembang.

"Yang kita ketahui mereka selalu merebutkan lahan. Lahan penguasaan mereka dan itu pun sebenarnya meresahkan masyarakat," jelas Deonijiu, Selasa (23/11/2021).

"Ribut merebut lahan akhirnya korbannya dalam masyarakat yang melaksanakan aktivitas perdagangan di lokasi-lokasi itu," sambungnya.

2 Tersangka

Polres Metro Tangerang Kota menetapkan dua orang sebagai tersangkat buntut dari tawuran yang terjadi antara organisasi masyarakat (Ormas) PP dengan FBR.

Deonijiu De Fatima mengatakan, pihaknya sudah menetapkan dua orang yang merupakan anggota Pemuda Pancasila (PP).

"10 orang kita amankan, setelah dimintai keterangan, yang lain tidak terlibat dan yang terlibat pada saat itu ada dua yang sudah ditetapkan jadi tersangka. Karena yang bersangkutan juga membawa sajam (senjata tajam)," papar Deonijiu, Senin (22/11/2021).

"Ya dua itu semuanya dari PP," sambungnya lagi.

Baca juga: Tukang Parkir Juga Kena Sabetan Sajam, Korban Bentrok Ormas PP dan FBR di Ciledug Bertambah

Kendati demikian, pihaknya tidak berhenti di situ lantaran, masih mencari bukti lain dan tersangka lain apa bila memungkinkan.

Karena dari kedua belah ormas saling serang menggunakan senjata tajam dan melukai satu sama lain.

"Ini masih dalam proses, kita masih mencari juga kelompok dari FBR. Nah ini yang masih dari tim yang melakukan penyelidikan pencarian," jelas Deonijiu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved