Breaking News:

Liga 1

Jadi Tim Promosi Paling Moncer di Liga 1, Ternyata Ini Kunci Kesuksesan Persita Tangerang

Persita berusaha agar tetap bisa eksis di kasta sepakbola tertinggi Liga 1 dengan materi pemain yang tidak punya nama besar.

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Pemain sepakbola Persita Tangerang, Cardoso De Olivera melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak dua gol ke gawang Persikabo 1973 dalam Laga BRI Liga 1 yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Jumat (20/10/21). Persita Tangerang sementara unggul 2-0 lewat gol Cardoso De Olivera 21' dan 32'. 

"Untuk pemain mungkin tidak musim ini, mungkin di tahun berikutnya," sambungnya.

Para pemain Persita Tangerang tengah melakukan latihan
Para pemain Persita Tangerang tengah melakukan latihan (Dok. Persita Tangerang)

Persita berusaha agar tetap bisa eksis di kasta sepakbola tertinggi Liga 1 dengan materi pemain yang tidak punya nama besar.

Kunci kesuksesan Persita pun tak lain adalah sinergi.

Sinergi antar pemain, saling respek, saling bekerja keras menutupi kekurangan pemain satu dengan pemain lain.

Baca juga: Persib Kalah, Kemarahan Robert Alberts Sampai Gebrak Meja Saat Lihat Gol Marc Klok Tak Diakui Wasit

Selain itu, ada pula support dari manajemen dan koordinasi antar pelatih.

"Bagaimana tim ini bukan hanya bisa bermain, tetapi bagaimana setiap individu memiliki rasa saling memiliki," tambah Widodo.

Ia mengakui memang skill pemainnya bukan seperti skill para pemain top.

Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro.
Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro. (PSSI.org)

Jiwa yang besarlah yang membuat impian klub bisa diraih.

Widodo juga tak menapik, pengalaman menjadi pemain membuatnya bisa mengerti karakter pemain Persita.

Baca juga: Suporter Meradang, Persita Dapat Ultimatum dari Pendukung Setia: Jangan Imbang Kalau Mau di Liga 1

Ditambah pula pengalaman di dunia kepelatihan yang hampir 10 tahun.

"Itulah pengalaman, jadi saya tahu bagaiman moodnya pemain saat di titik jenuh, apa yang harus dilakukan. Saat kepercayaan diri tinggi, apa yang dilakukan," tambahnya.

Widodo sendiri menyebut timnya adalah tim medioker.

Meski begitu, timnya berjuang langkah demi langkah guna memberikan yang terbaik.

"Jadi di dua seri, Persita pantaslah di papan tengah," sambungnya. (m21)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved