Formula E
Masih Penasaran dengan Rencana Anies Gelar Formula E, Eks Staf Ahok: Interpelasi Belum Mati
Politikus PDIP Ima Mahdiah masih tetap ngotot menggulirkan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bakal menggelar Formula E.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politikus PDIP Ima Mahdiah masih tetap ngotot menggulirkan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menggelar Formula E pada Juni 2022 mendatang.
"Kami terus interpelasi, interpelasi kan enggak pernah mati. Jadi, saat ini kan masih dipending saja," ucapnya, Selasa (23/11/2021).
Anggota Komisi E DPRD DKI ini menjelaskan, pihaknya masih ngotot menggulirkan interpelasi lantaran masih ada kejanggalan yang belum dijawab Gubernur Anies Baswedan sampai saat ini.
Salah satunya terkait pembayaran uang komitmen atau commitment fee Formula E yang sudah dibayarkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora) SKI.
"Yang menjadi aneh adalah yang tadinya biaya (uang komitmen) yang harus dikeluarkan Rp2,4 triliun, tapi tiba-tiba dalam 2 hari bisa dinego jadi Rp560 miliar," ujarnya.
Baca juga: Bungkam Soal Formula E, Ketika Ditanya Wartawan, Anies Baswedan: Nice Try
Eks staf Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ini pun meminta aparat hukum menelisik kejanggalan ini.
"Seharusnya di sini aparat penegak hukum sudah bisa melihat kecurigaan, kok bisa yang tadinya Rp2,4 triliun turun jadi Rp560 miliar," kata Ima.
Kecurigaan lain muncul lantaran nominal uang komitmen yang harus dibayar DKI untuk menggelar balap mobil bertenaga listrik ini jauh di atas kota-kota lain di dunia.
Baca juga: PDIP Ngotot Interpelasi Meski Muncul Sinyal Jokowi Dukung Formula E: Anies Tabrak Aturan
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, maka Ima menegaskan, interpelasi akan tetap terus digulirkan PDIP.
Hingga saat ini, dua fraksi pengusung interpelasi, yaitu PDIP dan PSI masih sibuk melakukan lobi-lobi politik terhadap fraksi lain di DPRD DKI.
"Seharusnya bisa ada temuan-temuan kenapa bisa tinggi. Kami menunggu teman-teman yang lain suatu hari terbuka untuk interpelasi," tuturnya.
Apalagi saat ini kondisi ekonomi di DKI belum sepenuhnya pulih imbas pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu.
"Kita masih dalam kondisi seperti ini, (Formula E) tidak terlalu urgen karena kondisi di Jakarta masih banyak yang butuh bantuan. Masih banyak orang di-PHK," kata Ima.
Baca juga: Penetapan Lokasi Sirkuit Formula E Molor Lagi, PDIP: Tanda Ada yang Tak Beres
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak menjawab saat ditanya progres penyelenggaran Formula E.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anggota-komisi-b-dprd-dki-jakarta-ima-mahdiah.jpg)