Bangunan SMAN 96 Jakarta Roboh

Pembangunan SMAN 96 Tak Sesuai Spesifikasi, Eks Staf Ahok Minta Kontraktor Diganti

Anggota Komisi E DPRD DKI Ima Mahdiah merekomendasikan kontraktor untuk rehabilitasi SMAN 96 Jakarta diganti.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Ima Mahdiah saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019). Anggota Komisi E DPRD DKI Ima Mahdiah merekomendasikan kontraktor untuk rehabilitasi SMAN 96 Jakarta diganti. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi E DPRD DKI Ima Mahdiah merekomendasikan kontraktor untuk rehabilitasi SMAN 96 Jakarta diganti.

Eks Staf Ahok itu kembali memberikan kritik pedas setelah ambruknya SMAN 96, di Jalan Jati, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat ambruk.

Ambruknya bangunan saat tahap rehabilitasi membuatnya kian prihatin.

Terlebih, kata Ima, spesifikasi bahan yang digunakan dalam tahap rehabilitasi tidak sesuai dengan proposal yang diajukan Pemprov DKI Jakarta.

Oleh sebab itu, ia meminta perlu adanya evaluasi kembali untuk kontraktor pembangunan.

Ia pun meminta BUMN Adhi Karya persero dan PT Penta Rekayasa yang menjadi kontraktor bertanggung jawab bahkan merekomendasikan untuk diganti.

Baca juga: Fakta Baru Terungkap, Eks Staf Ahok Sebut Bangunan SMA 96 yang Roboh Dibangun Tak Sesuai Spesifikasi

"Jadi saya sampaikan kontraktor harus ganti rugi sesuai spek yang diajukan. Kalau saya rekomendasiin sih cari yang lain ya," katanya, Selasa (23/11/2021).

Politikus PDIP ini pun menjabarkan alasannya. Rekomendasi ini dilontarkannya guna menghindari kejadian serupa.

Pasalnya, ia melihat besi pada beton penyangga bangunan tak sesuai dengan ukuran yang ditentukan.

Baca juga: Dalami Kasus Robohnya Bangunan SMAN 96 di Cengkareng, Polres Jakarta Barat Periksa 17 Saksi

Di mana besi terlihat lebih kecil dan menyebabkan bangunan tampak ringkih, sehingga menyebabkan ambruk.

"Karena kalau kaya gini sudah di stop dan dan apa ya, jangan pakai lagi kontraktor yang sudah diketahui tidak benar, misalnya terbukti nih dia menurunkan spesifikasi, dia tidak mengindahkan keselamatan jiwa. Nah ini seharusnya sudah harus di blacklist dari rekanan Pemprov DKI. jangan sampai kita pakai lagi, kan banyak juga BUMN lain yang memang bagus yang memang kredibilitas," jelasnya.

Gedung SMAN 96 Jakarta di Jalan Jati Raya No 40 RT 7/RW 12, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, roboh pada Rabu (17/11/2021) siang.
Gedung SMAN 96 Jakarta di Jalan Jati Raya No 40 RT 7/RW 12, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, roboh pada Rabu (17/11/2021) siang. (Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI)

Setelah kejadian ini, ia pun meminta adanya audit terhadap semua pihak yang terlibat pengerjaan pembangunan rehabilitasi SMAN 96.

Bandingkan dengan era Ahok

Komisi E DPRD DKI singgung era eks Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok kala membahas bangunan SMAN 96 yang ambruk.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved