Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

RSUP Persahabatan Siagakan Gedung Khusus Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 saat Libur Nataru

RSUP Persahabatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur menyiagakan satu gedung khusus untuk merawat pasien terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Suasana RSUP Persahabatan sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan penyakit virus Corona (COVID-19) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur - RSUP Persahabatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur menyiagakan satu gedung khusus untuk merawat pasien terkonfirmasi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur menyiagakan satu gedung khusus untuk merawat pasien terkonfirmasi Covid-19.

Direktur Utama RSUP Persahabatan, Agus Dwi Susanto mengatakan gedung tersebut disiagakan guna mengantisipasi lonjakan kasus pasien Covid-19 saat libur hari raya Natal dan tahun baru 2022.

"Tapi kita berharap itu tidak terjadi. Kemudian kita menyiapkan SDM. Kemudian tenaga kesehatan kita juga siap saat Natal dan Tahun Baru," kata Dwi di RSUP Persahabatan, Rabu (24/11/2021).

Pasalnya bila mengacu pada beberapa kasus sebelumnya, lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 tercatat bertambah usai momen libur panjang dan mobilitas warga meningkat.

Pun dalam beberapa waktu terakhir, saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 di Jakarta jumlah pasien Covid-19 di RSUP Persahabatan menurun.

Baca juga: Persoalan Teknis Buat Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

"Memang beberapa hari ini kasusnya menurun rata-rata di bawah 10 pasien per hari. Artinya setiap hari pasien yang dirawat di bawah 10. Bahkan beberapa hari sempat di bawah lima," ujarnya.

Saat ini RSUP Persahabatan hanya menyiapkan 30 tempat tidur untuk pasien Covid-19, jumlah tersebut jauh berkurang bila dibanding pada bulan Juni 2021 yang mencapai 385.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

"Sudah jauh dibandingkan bulan Juni-Juli yang bisa hampir 300 kasus per hari. Dengan kondisi seperti ini kita tetap sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 siap menampung kalau kasus kembali meningkat," tutur Agus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved