Dikeroyok Ormas Pemuda Pancasila, AKBP Karosekali Terluka Serius di Bagian Kepala
Sejumlah massa ormas PP mengeroyok Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Karosekali saat berunjuk rasa di Senayan, Jakarta Pusat.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Sejumlah massa ormas Pemuda Pancasila (PP) mengeroyok Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Karosekali saat berunjuk rasa di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (25/11/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan mengatakan AKBP Karosekali mengalami luka akibat diserang dengan menggunakan senjata tajam.
Zulpan menjelaskan AKBP Karosekali mengalami luka robek cukup serius di bagian belakang kepala.
"Bisa saya sampaikan, bahwa mereka ini mencoba masuk ke dalam," ujar Zulpan di depan DPR RI.
Zulpan melanjutkan massa seharusnya memiliki etika dalam berunjuk rasa.
"Mereka melihat anggota polisi yang jaga langsung diserang. Anggota kena senjata tajam. Itu diserang di kepala bagian belakang sekarang alami luka robek. Pendarahan yang cukup besar dan dapat beberapa jahitan. Masih dirawat di RS Polri Kramat Jati," katanya.
Baca juga: Tetapkan 15 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka, Polisi Amankan 2 Butir Peluru
Massa aksi tak dibenarkan main hakim sendiri dengan mengeroyok AKBP Karosekali.
Sebab, AKBP Karosekali memiliki tanggung jawab terkait lalu lintas di lokasi demo.
Segala bentuk rekayasa lalu lintas di depan DPR RI merupakan tanggungjawabnya.
"Dan anggota senior pangkat Pamen AKBP pangkatnya mestinya pelaku demo enggak perlu melakukan tindakan seperti itu," tambahnya.
Sebelumnya, Aksi massa organisasi masyarakat (ormas) yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, berujung ricuh.
Aksi massa itu berlangsung pada Kamis (25/11/2021).
Seorang perwira polisi dikabarkan mengalami luka-luka usai dikeroyok massa itu.
Baca juga: Polisi Tetapkan 15 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Buntut Demo Ricuh di Depan DPR
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kompes Hengki Haryadi meminta pimpinan massa itu untuk bertanggung jawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kabid-humas-polda-metro-jaya-kombes-pol-e-zulpan-soal-pemuda-pancasila.jpg)