Cerita Duka Polantas Saat Bertugas Pekan Ini: Adu Jotos dengan Oknum TNI, Ada Dikejar Pakai Sajam

Cerita duka dialami empat angggota polantas yang bertugas di Ambon dan di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Editor: Elga H Putra
ilustrasi/son
ilustrasi polantas. Cerita duka dialami empat angggota polantas yang bertugas di Ambon dan di Banyuasin, Sumatera Selatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Cerita duka dialami empat angggota polantas yang bertugas di Ambon dan di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Mereka mengalami hal yang tak mengenakan di saat sedang bertugas di jalanan.

Kedua kejadian yang dialami keempat anggota polantas itu viral di media sosial.

Peristiwa pertama yakni ketika dua anggota polantas di Kota Ambon terlibat adu jotos dengan oknum TNI pada Rabu (24/11/2021) sore.

Dalam video berdurasi 26 detik yang viral di media sosial memperlihatkan dua orang polisi lalu lintas tengah baku hantam dengan seorang berseragam TNI.

Baca juga: Demo Berujung Pengeroyokan Perwira Polisi, Polda Metro Panggil Koordinator Aksi Ormas PP

Aksi adu jotos itu menjadi perhatian para pengguna jalan.

Warga pun mengabadikan kejadian tersebut menggunakan kamera telepon genggam.

Kejadian itu terjadi di Pos Lalulintas Mutiara, kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

AMBON: Video adu jotos oknum TNI dan Polri di Kota Ambon viral di media sosial sejak Rabu (24/11/2021) sore.
AMBON: Video adu jotos oknum TNI dan Polri di Kota Ambon viral di media sosial sejak Rabu (24/11/2021) sore. (Tangkapan Layar Video Viral)

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Adi Prayogo Choirul Fajar memastikan aksi bakuhantam Polisi lawan TNI di kawasan Batu Merah Kota Ambon murni kesalahpahaman lalulintas.

“Itu kesalahpahaman berlalu lintas saja, sekarang sudah damai,” kata Kapendam kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/11/2021) malam.

Lanjutnya, kejadian itu berakhir damai setelah mediasi kedua pihak di Markas Pomdam XVI Pattimura, Jl Jenderal Ahmad Yani.

“Pointnya sudah aman, damai,” ujarnya singkat.

Kendati begitu, oknum TNI dan dua polantas yang jadi korban baku hantam tetap diperiksa oleh instansi mereka masing-masing.

Pangdam XVI Pattimura Mayjen Bambang Ismawan memastikan oknum Anggota TNI yang terlibat adu jotos dengan dua orang aparat lalulintas diproses pelanggaran disiplin.

Baca juga: Dua Hari Beruntun Polisi Dianiaya: Mulai dari Oknum TNI Sampai Ormas PP, Ini Masing-masing Sebabnya

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved