Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Sejumlah Perusahaan di Kota Bekasi Sampai Gulung Tikar Akibat Pandemi Covid-19, Ini Kata Disnaker

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Ika Indahyarti, mengatakan, terdapat sejumlah perusahaan yang terpaksa gulung tikar.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kepala Disnaker Kota Bekasi Ika Indahyarti di kantor Disnaker Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/11/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Ika Indahyarti, mengatakan, terdapat sejumlah perusahaan yang terpaksa gulung tikar akibat dampak ekonomi Covid-19.

"Ada (perusahaan tutup) ya itu tadi karena sesutu hal jadi karena memang ini masih goyang begitu ada covid dia mau pinjam ke mana, produksi juga gak jalan order enggak ada semua di lockdown ngaruh," kata Ika Jumat (26/11/2021).

Ika menyebutkan, hingga penghujung 2021 terdapat enam perusahaan yang dipastikan bangkrut sehingga menutup aktivitas produksinya.

"Yang tutup hanya enam perusahaan saja, tapi itu kan tutup ngaruh ada berapa orang yang di-PHK (pemutusan hubungan kerja)," jelasnya.

Dia menjelaskan, perusahaan yang mengalami guncangan tidak semata-mata akibat pandemi. Mereka sebelumnya telah mengalami kesulitan ekonomi sehingga tak mampu bertahan.

"Kalau yang tutup ada ya, tapi enggak semata-mata sekarang ya (akibat pandemi) biasanya si efek yang dari tahun sebelumnya misalnya dari tahun 2017 dia bermasalah nih, 2018 gali lubang tutup lobang, 2019/2020 lagi chaos (pandemi) yauda itu down (turun)," paparnya.

Namun sejauh ini, geliat usaha mulai secara bertahap menaikan aktivitas produksi menyusul melonggarnya kebijakan pandemi Covid-19.

Baca juga: Terbawa Angin Hingga Keliling Dunia, Kisah Putra Pendiri Museum Layang-Layang Indoensia

"Maksudnya dari perusahaan yang ada sudah mau naik nih, harapannya kalau pemerintah setiap perusahaan apapun yang terjadi jangan melakukan PHK," ucapnya

"Keberlanjutan usaha tetap berjalan, terus serikatnya atau pekerjanya tetap sejahtera, lalu pemerintahnya nyaman tentram," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved