Persija Jakarta

Persija Jakarta Masih Minor di Liga 1 2021, Persija Store di Plaza Kuningan Juga Sepi Pengunjung

Di saat prestasi Persija Jakarta minor di Liga 1 2021, ternyata hal yang sama juga dialami Persija Store.

Editor: Suharno
TribunnewsBogor.com
Persija Store 

Sejak berdiri 15 Maret 2020 tahun lalu, outlet Persija Official Store yang berlokasi di kawasan Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, langsung terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Jadwal Liga 1 2021 Persija Jakarta vs Persikabo, Persija Carikan Teman untuk Layani Marko Simic

Dua minggu setelah mengadakan soft launching, outlet Persija Official Store dipaksa tutup akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Padahal saat itu outlet yang menawarkan produk berupa Jersey, maskot, dan pernak-pernik khas Persija itu belum meraih keuntungan sedikitpun.

Demikian disampaikan Dicky Hartanto, Manajer Persija Official Store kepada Tribunnews.com di Jakarta, Rabu (1/12/2021) sore.

"Sejak tanda tangan kontrak dengan Persija sebagai partner untuk aspek komersial tahun 2019, kita siapkan semuanya, rekrut karyawan, belum sempat grand launching, baru soft launching, kita terpaksa tutup karena PSBB. Sehingga tidak ada transaksi, sama sekali," papar dia.

Grafiti yang dibuat Persija Fans diarea Persija Store, Plaza Festival, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan
Grafiti yang dibuat Persija Fans diarea Persija Store, Plaza Festival, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne)

"Pada Juni 2020, kita baru boleh buka. Hanya dengan 15-20 pengunjung ke store. Ini penyebab pertama (kesehatan finansial Persija Official Store terpuruk), PSBB," sambung Dicky.

Hal lain yang turut mempengaruhi pendapatan Persija Official Store adalah tiadanya kompetisi sepakbola selama masa pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, kompetisi Liga 1 sempat mandek selama kurang lebih 1,5 tahun.

Baca juga: Sudah Bela Persija Sebelum Alfriyanto Nico Lahir, Ismed Sofyan Ceritakan Momen Berkesan di Jakarta

Bisnis merchandise yang berkaitan dengan sepakbola sangat bergantung pada atmosfer pertandingan di kompetisi.

"Orang-orang beli merchandise itu kebutuhannya satu, dandan untuk tampil di tribun (stadion). Tidak ada tribun semuanya dukung dari rumah, praktis berdampak," jelas dia.

"Dan dampaknya sangat-sangat besar pada bisnis ini," imbuh dia.

Sebagai informasi, bisnis merchandise Persija Official Store berdiri atas kerjasama klub Persija dengan Juara Apparel.

Baca juga: Sudah Bela Persija Sebelum Alfriyanto Nico Lahir, Ismed Sofyan Ceritakan Momen Berkesan di Jakarta

Hal-hal yang disepakati dalam MoU atau perjanjian kerjasama antar kedua belah pihak dalam mendirikan bisnis merchandise tersebut, sejauh ini belum ada yang terpenuhi akibat pandemi Covid-19.

"Kita punya kewajiban untuk menyerahkan certain number kepada Persija. Itu tentu ada angka yang kita sepakati. Setahu saya, sejauh ini kita belum bisa memenuhi semua kewajiban kita," tutur Dicky.

"Karena kondisinya kita sama-sama sadari, kedua belah pihak menyadari kondisi yang memang sulit ini. Makanya banyak kompromi yang kita lakukan," sambung dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved