Ulat Bulu Serang Permukiman Warga Pondok Bambu, Tidak Mempan Pestisida Ataupun Solar

Permukiman warga di Jalan Bambu Ori II, RT 01/RW 11, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur diserang kawanan ulat bulu.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Bima Putra / Tribun Jakarta
Personel Damkar Jakarta Timur saat menyemprotkan foam untuk membasmi kawanan Ulat Bulu di permukiman warga Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jumat (3/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Permukiman warga di Jalan Bambu Ori II, RT 01/RW 11, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur diserang kawanan ulat bulu.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kawanan ulat bulu awalnya dilaporkan berada di satu rumah kosong.

"Sudah sempat ditangani oleh warga sekitar menggunakan pestisida, bahkan bahan solar dan lainnya. Tapi tidak ada perkembangan," kata Gatot di Jakarta Timur, Sabtu (4/12/2021).

Lantaran upaya tidak membuahkan hasil, pada Jumat (3/12/2021) warga lalu melapor ke jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur untuk penanganan.

Menggunakan foam yang biasa digunakan untuk memadamkan api, empat personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur membasmi kawanan ulat bulu.

"Untuk penanganan kita mulai pukul 09.40 WIB, selesai pukul 10.50 WIB. Lokasi penanganan sekitar 3.000 meter persegi. Penanganan dilakukan menyemprotkan foam ke permukiman dan kebun," ujarnya.

Gatot menuturkan penanganan ulat bulu yang menyerang permukiman warga ini bukan pertama kalinya dilakukan jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur.

Baca juga: Nasib Bocah dengan Keterbelakangan Mental Jadi Korban Aniaya: Kukunya Dicopot Paksa, Bibir Terluka

Warga yang hendak melaporkan kebakaran dan permintaan evakuasi bisa menghubungi WhatsApp Damkar Jakarta Timur di nomor​​ +628119197113.

"Bisa juga melapor ke 112, 021​ 8590 4904, atau 021​ 858 2150​ yang semuanya siaga 24 jam. Sekarang kita juga ada aplikasi Go-Damkar yang bisa diunduh gratis di Play Store untuk memudahkan laporan warga," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved