Kelakuan Warga +62 Di Erupsi Gunung Semeru: Jembatan Ambruk Justru jadi Tontonan dan Lokasi Selfie
Aksi kurang pantas dilakukan oleh para warga +62 (sebutan untuk perilaku warga di Indonesia) saat terjadi erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Sejumlah orang dikabarkan hilang akibat Jembatan Piket Nol terputus.
Dua orang yang hilang yakni penambang pasir. Kemudian satu orang lain yakni wanita pemilik warung di Jembatan Piket Nol.
"Iya saya tadi dapat informasi ada 3 orang yang hilang, mereka terjebak kepulan asap dan sekarang masih dicari," kata Wabup Lumajang Indah Amperawati.
Baca juga: Terlambat Selamatkan Diri, Sejumlah Penambang Pasir Terkena Lahar Panas Gunung Semeru
Pantauan di lokasi putusnya jembatan Piket Nol atau yang biasa disebut Gladak Perak membuat jalur alternatif terputus.

Petugas pun memblokade jalur itu menggunakan ranting pohon, untuk mencegah warga nekat mendekati lokasi.
Di sisi lain, terlihat juga sebagaian besar warga di Kecamatan Candipuro mulai bersiap mengungsi.
Beberapa warga ada yang sudah mulai memadati masjid-masjid.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Lava Pijar Meluncur Hingga 800 Meter dan Abu Sampai Kabupaten Malang
Namun, ada juga yang berangkat mengungsi ke rumah saudara mereka lebih aman.
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Jembatan Gladak Perak Piket Nol Putus, 7 Kendaraan Ditemukan Teronggok di Pinggir Jalan Tak Bertuan
dan di Tribun Jatim dengan judul Ambruknya Jembatan Gladak Perak karena Erupsi Semeru Dijadikan Warga Spot Foto Selfie