Breaking News:

Kerap Banjir Rob, Warga Jalan Lodan Dalam Minta Tanggul Pelabuhan Sunda Kelapa Ditinggikan

Secara keseluruhan, ada sekitar 700 bangunan atau sekitar 900 KK dalam 11 RT  yang terdampak banjir rob di Kelurahan Ancol.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Banjir rob merendam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (8/11/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN – Warga di Jalan Lodan Dalam, RT 02 RW 08 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, meminta tanggul di dalam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa ditinggikan.

Pasalnya, warga menilai tanggul belum cukup tinggi untuk menahan luapan air pasang laut dari pesisir Sunda Kelapa sehingga berdampak hingga permukiman warga.

Salah satu warga, Eko Purwaningrum berharap tanggul di dalam kawasan pelabuhan tersebut seharusnya bisa ditinggikan lagi.

“Tanggul pelabuhan itu lah ditinggiin, karena setiap kali banjir rob air cepat sekali keluar dari situ,” kata Purwaningrum saat ditemui pada Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Diterjang Rob, Isi Rumah Warga Pademangan Terbalik

Baca juga: Teluknaga dan Dadap Tergenang Banjir Rob Setinggi 40 CM, 3 Ribu Kepala Keluarga Terdampak

Ketua RT 02 RW 08 Kelurahan Ancol, Hunadi membenarkan terkait adanya tanggul di dalam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa yang tak mampu menahan terjangan banjir rob.

Paling parah pada Sabtu kemarin, air begitu deras mengalir hingga merendam kawasan pelabuhan, Jalan Lodan Raya, hingga permukiman warga di Jalan Lodan Dalam.

“Jadi betul ya, (ada tanggul bocor) di gudang 9, di ujung kawasan pelabuhan Sunda Kelapa,” ucap Hunadi.

Baca juga: Tewas Berpelukan, Korban Erupsi Gunung Semeru Ini Ogah Tinggalkan Ibunya yang Sudah Tak Kuat Jalan

Baca juga: UPDATE Korban Erupsi Gunung Semeru, BNPB: 13 Orang Meninggal, Puluhan Luka Bakar

Dampaknya, lanjut Hunadi, sekitar 70 KK dalam 50 rumah di RT 02 RW 08 Kelurahan Ancol terendam banjir rob.

“Semua rumah kemasukan air. Ini lebih parah dibanding tahun sebelumnya,” kata Hunadi.

Secara keseluruhan, ada sekitar 700 bangunan atau sekitar 900 KK dalam 11 RT  yang terdampak banjir rob di Kelurahan Ancol.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait banjir rob ini. Dalam keterangannya, BMKG memperkirakan fenomena banjir rob akibat air pasang laut maksimum bakal terjadi hingga 9 Desember 2021 mendatang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved