Breaking News:

Teluknaga dan Dadap Tergenang Banjir Rob Setinggi 40 CM, 3 Ribu Kepala Keluarga Terdampak

Sebagian wilayah pesisir Kabupaten Tangerang tergenang air karena banjir rob yang diakibatkan air pasang. Ketinggian air mencapai 40 centimeter.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Kawasan Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang digenangi banjir rob setinggi 40 centimeter, Minggu (5/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebagian wilayah pesisir Kabupaten Tangerang tergenang air karena banjir rob yang diakibatkan air pasang.

Ketinggian air yang menggenangi ribuan Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tangerang tersebut mencapai 40 centimeter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir menjelaskan kalau banjir rob menggenangi wilayah Teluknaga dan Dadap

"Banjir rendam di dua wilayah pesisir Tangerang, yakni di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi dan Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga," ujar Munir melalui pesan singkat, Minggu (5/12/2021).

Dari data yang didapatkan, total ada 3.039 kepala keluarga yang terdampak banjir rob.

Baca juga: Musim Hujan Akhir Tahun, Pemkot Tangerang Baru Mulai Benahi Drainase

Kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kosambi ada 2.739 kepala keluarga terdampak.

"Kemudian di kampung Muara, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga sebanyak 300 KK," sambungnya.

Kawasan Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang digenangi banjir rob setinggi 40 centimeter, Minggu (5/12/2021).
Kawasan Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang digenangi banjir rob setinggi 40 centimeter, Minggu (5/12/2021). (Istimewa)

Menurut Munir, meski diterjang banjir air rob, warga sekitar enggan untuk mengungsi.

Mereka memilih untuk bertahan dengan kondisi tersebut.

Dirinya menghimbau, seluruh warga di sekitar rawan bencana diminta selalu waspada serta berperan aktif dalam menanggulangi bencana alam seperti banjir ini.

"Kami akan pantau perkembangan banjir itu," tandasnya,

Baca juga: Mau Pesta Miras Tapi Bokek, Gerombolan Remaja Tanggung Nekat Palak Korban Pakai Celurit

Namun, lanjut dia, ketinggian air yang di bawah 50 centimeter masih dianggap aman dari bahaya.

"Kalay ketinggian air di bawah 50 centimeter masih dianggap aman.

Hanya saja untuk masak yang repot karena air masuk ke dalam rumah, karena rata-rata ketinggian rumah sama dengan jalan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved