Musim Hujan Akhir Tahun, Pemkot Tangerang Baru Mulai Benahi Drainase

Hingga saat ini, PUPR juga telah melakukan perawatan 342 pintu air, 288 pompa air mulai dari pemanan hingga mobile yang tersebar di Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
Istimewa
Dinas PUPR Kota Tangerang tengah melakukan pemeliharaan fasilitas drainase yang tersebar di beberapa lokasi untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan akhir tahun 2021, Kamis (2/12/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mulai mengantisipasi datangnya musim hujan deras yang berujung kepada musibah banjir di wilayahnya.

Dinas PUPR Kota Tangerang pun tengah melakukan pemeliharaan fasilitas drainase yang tersebar dibeberapa lokasi.

Kepala Dinas PUPR, Decky Priambodo mengungkapkan timnya melakukan rehabilitasi drainase makro di tujuh lokasi sepanjang 2,3 kilometer.

Tak terkecuali, rehabilitasi drainase lingkungan di 304 lokasi sepanjang 69.000 meter.

Baca juga: Curah Hujan dan Suhu Udara di Kota Tangerang Terus Meningkat Sejak Tahun 1983, Ini Penyebabnya

"Berkaca pada tahun 2020-2021, curah hujan yang begitu besar menerjang Kota Tangerang diakhir tahun," ujar Decky, Kamis (2/12/2021).

"Data itulah yang kami jadikan dasar antisipasi musibah banjir, untuk memasang strategi terbaik untuk keamanan Kota Tangerang," ungkapnya lagi.

Hingga saat ini, PUPR juga telah melakukan perawatan 342 pintu air, 288 pompa air mulai dari pemanan hingga mobile yang tersebar di Kota Tangerang.

Baca juga: Mulai Dibangun, Polder Depan MAG Jadi Proyek Prioritas DKI untuk Bikin Kelapa Gading Bebas Banjir

Langkah ini sudah dilakukan jauh-jauh hari, secara berkala oleh tim lapangan PUPR.

"PUPR telah melakukan rehabilitasi 18 tanggung dan normalisasi tiga Daerah Aliran Sungai (DAS). Mulai dari Cirarab, Cisadane hingga Angke, serta pengendalian embung di beberapa lokasi. Ini langkah-langkah rutin yang dilakukan PUPR setiap tahunnya," jelas Decky.

Baca juga: Sumur Resapan di Lebak Bulus Amblas dan Picu Kecelakaan, Wagub DKI: Itu Penutup Sementara

Sementara itu, kata Decky PUPR juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane – Ciliwung (BBWSCC).

Sehingga, info per detik dari kondisi sungai yang mengalir di Kota Tangerang dapat terus terupdate dengan cepat.

"Tentu, hal ini harus beriringan dengan pola hidup bersih dan sehatnya masyarakat Kota Tangerang. Tidak membuang sampah, lakukan kerja bakti untuk bersih-bersih lingkungan," pungkas Decky. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved