Buruh Unjuk Rasa UMP di Patung Kuda, Pentolan KSPI Serukan Satu Komando: Tak Boleh Ada Kekerasan

Presiden KSPI Said Iqbal menyerukan jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021) agar tetap kondusif.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021) - Presiden KSPI Said Iqbal menyerukan jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021) agar tetap kondusif. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyerukan jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021) agar tetap kondusif.

Ribuan buruh memadati kawasan Patung Kuda sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI.

Pasalnya dari tuntutan mereka yang meminta kenaikan 10 persen, nyatanya hanya naik 0,85 persen saja.

Selain itu, massa buruh meminta kepala daerah tidak menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan pemerintah tidak boleh membuat keputusan strategis pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebab dinyatakan inkostitusional bersyarat.

Namun, lantaran jumlah massa yang banyak dan memenuhi kawasan Patung Kuda, para orator terus menyerukan untuk satu komando.

Baca juga: Jadi Lokasi Parkir Kendaraan Massa Buruh, Jalan Medan Merdeka Selatan Menuju Gambir Macet Total

Hal ini diserukan guna mengantisipasinya adanya kerusuhan saat unjuk rasa berlangsung.

"Yang mau berjuang tunjuk tangan. Hidup buruh!. Saya minta tertib, jaga keamanan. Tetap satu komando. Tidak boleh ada kekerasan," kata Presiden Partai Buruh, Said Iqbal di lokasi, Rabu (8/12/2021).

Suasana aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021)
Suasana aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Jalan Medan Merdeka Selatan Menuju Gambir Macet Total

Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dari arah Gambir macet total, pada Rabu (8/12/2021).

Hal ini lantaran sebagian Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir menjadi spot parkir kendaraan massa buruh.

Massa buruh yang melakukan orasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat diketahui memarkir kendaraan mereka di bahu jalan.

Suasana arus lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir, Jakarta Pusat yang macet total imbas kendaraan milik massa buruh terparkir di sepanjang lokasi, Rabu (8/12/2021).
Suasana arus lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir, Jakarta Pusat yang macet total imbas kendaraan milik massa buruh terparkir di sepanjang lokasi, Rabu (8/12/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Adapun kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi hingga armada bus.

Imbasnya kendaraan yang melintas hanya bisa melaui sebagian jalur saja.

Baca juga: Buruh Demo di Kawasan Monas, Cek Penyesuaian Rute Bus Transjakarta Berikut!

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved