Haji Lulung Meninggal Dunia

Haji Lulung Wafat, Keluarga Sampaikan Titipan Penting ke Tim Dokter yang Merawat: Keadaan Naik Turun

Pihak keluarga menyampaikan pesan untuk masyarakat atas meninggalnya Abraham Lunggana atau Haji Lulung.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Tim dokter Rumah Sakit Harapan Kita menggelar jumpa pers terkait meninggalnya Haji Lulung pada Selasa (14/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pihak keluarga menyampaikan pesan untuk masyarakat atas meninggalnya Abraham Lunggana atau Haji Lulung.

Pesan itu disampaikan oleh tim dokter Rumah Sakit Jantung Harapan Kita yang menangani Haji Lulung selama dirawat.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang Rumah Sakit Harapan Kita, dokter Dicky Fakhri, mengatakan pihak keluarga meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat Haji Lulung selama hidupnya.

"Ini ada titipan dari keluarganya atas nama anaknya Guruh dan Riano beliau meminta tolong menyampaikan kepada teman-teman," kata Dicky di RS Harapan Kita, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (14/12/2021).

"Jadi beliau menyampaikan tolong dibukakan pintu maaf untuk almarhum Haji Lulung," tambahnya.

Baca juga: Anies Beri Kesaksian, Haji Lulung Disebut Putra Terbaik Betawi: Beliau Bergerak di Jalan yang Benar

Lebih lanjut, jelas Dicky, kedua anak Haji Lulung itu menyatakan bahwa setiap manusia tidak lepas dari kesalahan.

"Karena namanya manusia tidak akan lepas dari kesalahannya, tolong teman-teman yang hadir hari ini menyampaikan dalam bentuk tulisan bahwa dari keluarga anaknya itu minta maaf kepada kita semua," ujar dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ikut salat jenazah mendiang Abraham Lunggana di Masjid Jami Al Anwar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (14/12/2021).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ikut salat jenazah mendiang Abraham Lunggana di Masjid Jami Al Anwar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (14/12/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Dicky merupakan salah satu dokter yang menangani secara intensif selama Haji Lulung dirawat di RS Harapan Kita.

Ia mengatakan, Haji Lulung mulai ditangani di RS Harapan Kita sejak 24 November 2021 hingga dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (14/12/2021).

"Jadi 20 hari, setiap pagi kami melakukan evaluasi dengan tim yang sudah dibuat," kata Dicky.

Berdasarkan pemantauan ketat tim dokter, didapati pompa jantung Haji Lulung yang kondisinya kurang baik.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ariza Kompak Ikut Salat Jenazah Haji Lulung

Dalam perkembangannya, Dicky mengatakan kondisi kesehatan Haji Lulung cenderung tidak stabil. 

"Keadaan naik dan turun. Naik itu maksudnya mencapai normal tidak, tapi ada keadaan sedikit membaik, tapi ada juga keadaan menurun," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved