Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Tidak Ada Pos Penyekatan di Kota Tangerang Selama Periode Nataru 2022

Pemerintah Kota Tangerang tidak akan mendirikan posko penyekatan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Ega Alfreda Attachments 13:05 (23 minutes ago) to me 80 Persen Warga Kota Tangerang Sudah Divaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Capaian vaksinasi di Kota Tangerang diklaim sudah mencapai diangka 80 persen sejak tanggal 27 September 2021. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan, terdata ada 1.187.000 warganya yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis pertama. "Sekarang sudah mendekati 1,2 juta (penerima vaksin). Data terakhir itu sudah 1.187.000 dosis pertama. Sudah 80 persen dari target 1,4 juta orang," kata Arief di TPA Rawakucing, Kecamatan Neglasari, Selasa (28/9/2021). Dari 1.187.000 tersebut, sekira 664.306 orang diantaranya telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua. Arief berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dapat semakin menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk membentuk herd immunity. Untuk penggencaran itu, pihaknya tengah menyisir kelompok masyarakat yang belum divaksin agar dapat segera disuntik. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang yang menggelar vaksinasi untuk pemulung di TPA Rawakucing hari ini. Terdata ada 645 pemulung yang biasa bekerja di TPA Rawakucing disuntikan vaksinasi Covid-19 jenis Pfizer. Vaksinasi dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB dan dilaksanakan hanya dalam satu hari saja. Terpantau di lapangan, lokasi vaksinasi berdekatan bahkan bersebelahan dengan gunungan sampah. Sebagaimana diketahui, TPA Rawakucing memang tempat terakhir pembuangan sampah di Kota Tangerang. Arief menjelaskan, vaksinasi dilaksanakan untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap Covid-19 kepada para pemulung. "Vaksinasi buat masyatakat khususnya, masyarakat yang memang aktivitas di sekitar TPA Rawakucing," jelas Arief di lokasi. "Kurang lebih pesertanya ada 645 didukung oleh Dinkes dan puskesmas, alhamdulillah kita lihat lancar," sambungnya lagi. Pasalnya, Dinkes Kota Tangerang mengalami hambatan dan kendala di lapangan untuk melakukan vaksinasi kepada para pemulung. Sebab, mereka yang awalnya memang tidak biasa untuk vaksin dan tidak terbiasa dengan jarum suntik. "Kebanyakan masyarakat khawatir takut divaksin, ada yang bilang jarumnnya besar dan lain sebagainnya. Jadi ternyata yang sudah divaksin, aman-aman saja," kata Arief. Dikesempatan yang sama, Kepala DLH Kota Tangerang Tihar mengatakan, pihaknya menargetkan 645 pemulung sebagai penerima vaksin Covid-19 merek Pfizer tersebut. "Untuk kegiatan hari ini adalah vaksinasi pada saudara-saudara kita, pemulung yang ada di TPA Rawa Kucing," ujar Tihar. Ia mengaku, animo dari para pemulung untuk menerima vaksinasi Covid-19 tergolong tinggi. Usai divaksin, pihak DLH juga memberikan sembako kepada ratusan pemulung tersebut. Dia melanjutkan, penyuntikan vaksin dosis kedua untuk 645 pemuling itu akan dilaksanakan pada 14 hari lagi. "Pelaksanaan vaksin keduanya di dua minggu yang akan datang, nanti kita akan agendakan kembali. Bisa di sini atau di puskesmas setempat," urainya. Dengan adanya vaksinasi itu, lanjut dia, maka kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terbentuk di Kota Tangerang. Tihar menambahkan, selama pandemi ini, belum ada pemulung yang sempat terpapar Covid-19. "Enggak ada kasus Covid-19 di pemulung, alhamdulillah, mereka kuat. Mudah-mudahan mereka sehat," pungkas Tihar. Keterangan foto Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para pemulung sampah di TPA Rawakucing, Kecamatan Neglasari, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang tidak akan mendirikan posko penyekatan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Keputusan tersebut, kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, berdasarkan aturan terbaru yang berlaku dari Kementerian Dalam Negeri.

Yakni berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1, Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Enggak ada (penyekatan)," tutur Arief sata dihubungi, Rabu (15/12/2021).

Absennya posko penyekatan itu, selain berdasarkan Inmendagri Nomor 67 Tahun 2021.

Juga, lanjut Arief, berdasarkan hasil koordinasi antara beberapa pihak.

Seperti Pemkot, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, dan Polres Metro Tangerang Kota.

"Tadi juga sudah dibahas sama kita, Polres, Dishub Kota Tangerang. Sementara ini enggak ada," tutur Arief.

Dia tak menampik bakal diterapkan aturan lain jika ada peraturan yang berbeda soal pendirian posko penyakatan saat Natal dan Tahun Baru 2022.

"Kita kan enggak tau nih, tiba-tiba besok berubah lagi misalnya, gitu. Tapi sementara ini enggak ada," tutur Arief.

Di sisi lain, Arief mengaku pihaknya belum ingin mendirikan posko penyekatan saat periode tersebut.

Baca juga: 9 Aplikasi Pencari Jodoh Terbaik Sepanjang Tahun 2021, Mana yang Cocok Denganmu?

Menurutnya, guna membatasi aktivitas warga saat periode itu, Pemkot Tangerang bakal mengurangi titik-ritik keramaian.

Sebab, Pemerintah Kota Tangerang resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyatakat (PPKM) level 1 pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved