'Ayo Cepetan' Paniknya Relawan Evakuasi Diminta Putar Balik Saat Semeru Kembali Erupsi

Kepanikan begitu dirasakan para relawan yang sedang mencari korban erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, pagi tadi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
surya.co.id/tony hermawan
Pencarian korban erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu di area tambang Curah Kobokan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, LUMAJANG - Kepanikan begitu dirasakan para relawan yang sedang mencari korban erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, pagi tadi.

Pasalnya, sekira pukul 09:30 WIB, guguran awan panas guguran Gunung Semeru kembali terlihat.

Sedangkan para relawan itu sedang mencari warga yang belum ditemukan di hari terakhir pencarian.

Namun tiba-tiba Gunung Semeru yang kembali erupsi membuat mereka berlaarian menyelamatkan diri.

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah relawan di Gunung Semeru berlarian beredar di grup WhatsApp dan media sosial pada Kamis.

Baca juga: 15 Relawan Karang Taruna Jaksel Dikirim ke Lumajang, Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Terlihat petugas SAR yang mulanya sedang melakukan pencarian terhadap korban mendadak berlari tunggang-langgang.

Video itu diunggah di platform media sosial melalui akun Instagram @Call112surabaya.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, beberapa orang relawan berbaju oranye berlarian.

Warga dan petugas mengamankan diri karena erupasi susulan Gunung Semeru, Kamis (16/12/2021) pagi.
Warga dan petugas mengamankan diri karena erupasi susulan Gunung Semeru, Kamis (16/12/2021) pagi. (surya.co.id/tony hermawan)

Ada pula yang mengendarai kendaraan roda dua dan alat berat.

"Mohon izin selamat pagi, kita di tambang pasir Haji Satuhan, keseluruhan SAR gabungan disuruh balik karena lahar dingin."

"Ayo cepetan-cepetan, cepet-cepet. Jadi diperintahkan untuk seluruh petugas pencarian balik kanan. Cepet-cepetan," suara petugas dalam video tersebut.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Joko Sambang membenarkan video tersebut.

Video tersebut direkam sekira pukul 09.30 WIB saat awan panas guguran kembali menerjang wilayah tersebut.

"Iya video itu petugas yang ada di tambang pasir Haji Satuhan. Erupsi Semeru berupa Awan Panas Guguran (APG), tercatat di seismogram amplitudo maksimum 25 mm lama gempa 912 detik."

"Jarak luncur 4.5 km dari puncak arah Besuk Kobokan," kata Joko saat dikonfirmasi via telepon, Kamis.

Baca juga: Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru Terus Berdatangan

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved