Kabar Artis
Heboh Syuting Sinetron di Pengungsian Semeru, Rebecca Tamara Buka Suara: Saya Tak Mau Membela Diri
Di media sosial Instagram dan Twitter sedang heboh soal sinetron berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM).
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Bahkan, video tersebut diunggah kembali di Twitter dan mendapat kecaman yang sama dari warganet.
Beberapa di antaranya juga sampai menaikkan tagar untuk memboikot sinetron yang dibintangi Rebecca Tamara dan Leo Consul ini.
Aktris Rebecca Tamara yang terlibat dalam sinetron tersebut lalu meminta maaf.
"Assalamualaikum, saya Rebecca, ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Saya mengakui kesalahan saya untuk menerima adegan tersebut sesuai arahan," kata Rebecca dalam pernyataannya di media sosial, Rabu (22/12) malam.
"Saya di sini tidak mau membela diri dalam hal ini. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya meminta maaf telah mengecewakan beberapa pihak, tidak ada maksud atau pun tujuan," lanjutnya.
Baca juga: Kompas Gramedia Peduli Anak-anak dan Pelajar Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Ia menyebut bakal belajar lebih dalam memahami dan memilah kondisi terkait dengan produksi syuting yang akan ia jalani. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada publik yang memberikan peringatan dan kritik terhadapnya.
"Sekali lagi saya minta maaf dan turut berduka dalam musibah Semeru, saya bersama korban Semeru," tulis Rebecca.
UPDATE Korban Erupsi Gunung Semeru: 46 Orang Meninggal dan 9.118 Orang Mengungsi
Peristiwa Gunung Semeru meletus meninggalkan duka bagi masyarakat yang terdampak.
Tak sedikit warga yang harus kehilangan saudara akibat menjadi korban erupsi Gunung Smeru.
Per Sabtu (11/122021) pukul 18.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, tercatat 46 orang meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru.
Dilansir dari Kompas.com, BNPB pun mencatat ada sembilan warga yang masih dinyatakan hilang.
"Dampak korban jiwa lainnya, sembilan jiwa masih dinyatakan hilang, sedangkan luka berat 18 jiwa dan luka ringan 11 jiwa," kata Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Abdul mengatakan, total jumlah warga yang mengungsi hingga saat ini sebanyak 9.118 orang.
Baca juga: Wagub DKI Ajak Masyarakat Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Dari jumlah tersebut, tercatat 4.435 jiwa laki-laki dan 4.683 jiwa perempuan.