Sopir Taksi Online Bakal Laporkan Balik Penumpang yang Muntah Lewat Jendela ke Polres Jakarta Barat
Sopir taksi online berinisial G bakal melaporkan balik penumpang perempuan berinisial NT ke Polres Metro Jakarta Barat.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Sopir taksi online berinisial G bakal melaporkan balik penumpang perempuan berinisial NT ke Polres Metro Jakarta Barat.
Laporan itu terkait penganiayaan dan serta pengancaman terhadap sopir taksi online tersebut.
Selain itu, G akan melaporkan atas tudingan NT yang mengaku dilecehkan olehnya.
Menurut pengacara sopir taksi online, Siprianus Edi Hardum, rencananya dalam waktu dekat ini ia akan membuat laporan polisi ke Polres Jakarta Barat.
"Rencananya kalau enggak hari ini, ya besok laporannya. Soalnya, klien kami ini sakit kepala kayaknya ada luka dalam. Karena dia juga dianiaya. Ini kita sekalian visum nanti," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (26/12/2021).
Baca juga: Wanita Ini Ngaku Dilecehkan dan Dianiaya Sopir Taksi Online, Pengacara GJ Ungkap Fakta Sesungguhnya
Siprianus melanjutkan selain dikeroyok, kliennya juga mengalami pengancaman oleh pihak keluarga NT.
Kliennya, lanjut Siprianus, diancam mau dibunuh dari pihak keluarga NT
"Kami juga mau melaporkan dia (saudara NT) mengancam mau membunuh keluarga dari klien kami ini," tambahnya.
Baca juga: Bejat Kelakuan Sopir Taksi Online Lecehkan dan Aniaya Penumpangnya, Main Tangan Sampai Tendang Perut
Sebelumnya, seorang warganet berinisial NT membagikan cerita terkait penganiayaan oleh sopir taksi online lantaran muntah lewat jendela mobil.
NT mengaku dianiaya dengan cara ditendang dan ditampar oleh sopir taksi tersebut.
Ia pun sudah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Tak Ada Kata Damai, Korban Trauma yang Ditendang Sopir Taksi Online Gegara Muntah
Tak ada kata damai, wanita berinisial NT (25) ingin sopir taksi online diproses hukum.
Selain luka, NT mengaku mengalami trauma terhadap kejadian yang menimpanya pada Kamis (23/12/2021) dinihari tersebut.