Cerita Kriminal

Setelah Spongebob & Bikini Botom, Gengster Remaja Tangerang Berulah Lagi: Serang Warga Pakai Klewang

Anggota gengster di Kota Tangerang kembali berulah menyerang warga di Kecamatan Cipondoh pada Sabtu (25/12/2021).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Senjata tajam jenis kelewang yang digunakan gengster untuk melukai korbannya di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (27/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Anggota gengster di Kota Tangerang kembali berulah menyerang warga di Kecamatan Cipondoh pada Sabtu (25/12/2021).

Segerombolan remaja tersebut beraksi melukai seorang warga yang hendak membeli rokok.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Al-hidayah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Sabtu (25/12/2021) sekira pukul 01.30 WIB.

RW setempat, Puad mengatakan, saat kejadian, korban mau membeli rokok.

Tiba-tiba saja sekolompok gengster tersebut membacok korban tanpa alasan yang jelas.

Korban yang kesakitan langsung teriak dan didengar warga dan dilakukan pengejaran kepada pelaku.

"Itu kejadian tiba-tiba, korban langsung dibacok sama anak-anak itu dan langsung teriak. Warga kejar tuh pelaku sampai ke Jalan Sasak," ujar Puad saat dihubungi, Senin (27/12/2021).

Baca juga: Gengster Spongebob dan Bikini Botom Diamankan di Tangerang: Masih di Bawah Umur, Janjian Tawuran

Awalnya, diduga anggoa gengster tersebut berjumlah enam orang.

Akan tetapi, warga hanya menangkap empat orang di antaranya.

"Yang ketangkep warga itu empat orang, dua lagu lolos. Satu senjata tajamnya juga diambil warga kayak pedang," jelas Puad.

Kini para pelaku telah diserahkan ke Polsek Cipondoh.

Baca juga: Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter Lahap Kucing Bikin Geger Warga Kampung Cipambuan Bogor

Sementara, korban tengah dirawat dirumahnya.

“Malam itu juga ada polisi patroli datang dan mengamannkan, kemudiann pak lurah juga sudah berkunjung ke rumah korban," ucap Puad.

Sementara, Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, membenarkan kejadian tersebut.

Keempat anggota gengster yang berhasil diamankan berinisial MP (21), DK (17), RK (17), dan C (17).

"Yang diamankan semuanya pelajar. Ada di Polsek Cipondoh," singkat Rachim.

Usut punya usut, keempatnya memang awalnya hendak melakukan tawuran di lokasi tempat pembacokan korban.

Namun, aksi tersebut berhasil dihentikan warga sekitar.

"Kami mendapatkan kabar dari warga bahwa adanya rencana tawuran yang akan dilakukan oleh orang yang tidak dikenal," sambung Rachim.

Kemudian, dari satu pelaku berhasil diamankan juga sebilah kelewang yang diduga dilakukan untuk melukai korban.

"Sedang dilakukan penyelidikan oleh Polsek Cipondoh, tunggu kabar dulu," tutup Rachim.

Gengster Spongebob dan Bikini Botom Diringkus

Perkara gengster yang bikin resah masyarakat, sepertinya memang tengah marak di Tangerang.

Bahkan nama gengster yang mayoritas beranggotakan anak di bawah umur itu seperti nama tokoh kartun.

Kendati bernama lucu, namun aksinya yang bersenjata tajam dan suka tawuran patut diwaspadai.

Sebelumnya, sebanyak lima anak di bawah umur anggota gengster Spongebob diamankan Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang pada Minggu (26/12/2021).

Kelimananya diduga berperan sebagai admin akun Instagram gengster Spongebob.

Sebab, sebelum diamankan, mereka sudah janjian dengan lawannya untuk tawuran di sekitar Jatiuwung, Kota Tangerang di hari yang sama saat kelimanya diamankan.

"Mereka yang diamankan admin dari gengster Spongebob ini. Jadi mereka merencanakan tawuran di wilayah kami," ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Zazali Hariyono saat dihubungi, Senin (27/12/2021).

Dari kelimanya, petugas kepolisian tidak menemukan barang bukti senjata tajam.

Namun, petugas hanya mengamankan dua buah gawai milik pelaku yang diduga digunakan sebagai alat untuk janjian melakukan tawuran.

"Engga ada sajam (senjata tajam), cuma dua handphone kami amankan. Karena mereka memang baru mau melakukan dan kami cegah," tutur Zazali.

Baca juga: Kondisi Terbaru Satpam yang Tersambar Petir, Videonya Sempat Viral di Medsos

Setelah mengamankan lima remaja ini, petugas akan melakukan pemanggilan terhadap orang tua masing-masing.

Kapolsek juga meminta mereka menyerahkan barang atau alat berbahaya yang biasa digunakan dalam tawuran.

"Kami menjelaskan terhadap orangtuanya tentang kelakuan anaknya yang bisa merugikan orang lain," ujar Zazali.

"Kemudian saya meminta kepada mereka untuk memberikan barang atau sajam jika ada di rumah dan diberikan sama salah satu orangtua mereka," tambah Kapolsek.

Baca juga: Perkara Panggilan Botak Buat Pria Ini Naik Pitam Aniaya Karyawan Minimarket Hingga Terluka

Ia memastikan jika gengster Spongebob ini merupakan nama yang digunakan para remaja yang memang kerap melakukan aksi tawuran.

Namun, menurut Zazali, nama tersebut selalu berubah untuk mengelabui petugas.

"Nama itu mereka selalu ganti ganti. Dulu namanya itu Tangerang Raya, Tangerang Jakarta dan banyak lagi. Tapi pelaku tawurannya mereka-mereka juga," terangnya.

Sekarang kelimanya tengah menjalani pembinaan supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Baca juga: Polisi Amankan 37 Anggota Geng Motor di Cisoka, Ada yang Dari Bikini Botom

Lantaran, ujar Zazali, mereka tidak dilakukan penahanan.

"Kami akan datangkan tokoh agama, dai Polsek Jatiuwung agar mereka mendapat pencerahan. Penjara bukanlah solusi bagi mereka yang memiliki masa depan panjang," tukasnya.

Sebagai informasi, sepekan sebelumnya polisi juga telah mengamankan anggota gengster Bikini Botom di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Polisi telah mengamankan 37 anggota geng motor yang menyimpan berbagai senjata tajam.

Kapolsek Cisoka, AKP Nurrokhman mengatakan, jajarannya berhasil mengamankan 37 anggota geng motor dari berbagai kelompok.

"Telah mengamankan orang diduga pelaku tawuran geng motor," singkat Nurrokhman saat dihubungi, Minggu (19/12/2021).

Ke-37 orang tersebut datang dari berbagai kelompok yakni, Geng All star Tigaraksa sebanyak 15 Orang.

Kemudian Geng Bikini Botom empat orang, lalu, alumni STM Pembangunan sebanyak 18 orang yang diamankan.

"Ikut diamankan juga sepeda motor sebanyak 19 unit dan senjata tajam dari berbagai jenis sebanyak 22 unit," ujar Nurrokhman.

Sebagai informasi, penangkapan puluhan anggota geng bersenjata tajam tersebuh saat kepolisian melalukan patroli malam dari Sabtu (18/12/2021) sampai Minggu (19/12/2021).

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved