Truk Rem Blong di Tangerang Seruduk 2 Mobil dan 5 Pejalan Kaki, 2 Anak-Anak Tewas

Sebuah truk tronton bernomor polisi E 9455 YP menabrak dua mobil dan lima pejalan kaki di Kabupaten Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Sebuah truk tronton bernomor polisi E 9455 YP menabrak dua mobil dan lima pejalan kaki di Kabupaten Tangerang, Sabtu (1/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebuah truk tronton bernomor polisi E 9455 YP menabrak dua mobil dan lima pejalan kaki di Kabupaten Tangerang.

Akibatnya dua orang meninggal dunia karena truk tersebut mengalami rem blong.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Serang tepatnya depan Toko Sahabat Kampung Talagasari, Desa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (1/1/2022).

Kepala Unit Lakalantas Polresta Tangerang, AKP Mulyadi mengungkapkan kecelakan tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

Saat itu, truk tronton yang dikendarai oleh JKR melaju dari arah Cikupa menuju Serang.

"Setelah memasuki lokasi kejadian supir tronton itu mendadak mengalami hilang kendali atau rem tidak berfungsi. Lalu bergerak kearah kiri jalan dan naik ke atas trotoar," ujar Mulyadi saat dikonfirmasi, Minggu (2/1/2022).

Setidaknya ada lima orang pejalan kaki yang melintas terseruduk.

Baca juga: Santriwati di Sumsel Melahirkan Sendirian di Toilet, Perbuatan Keji Gurunya saat Bulan Puasa Terkuak

Juga sebuah kendaraan minibus yang tengah parkir di pinggir jalan.

"Setelah menabrak 5 orang pejalan kaki, truk tronton itu membentur bagian samping kanan Toyota Kijang yang berhenti di kiri jalan, kemudian terdorong ke depan membentur bagian belakang kendaraan Angkot Balaraja-Cikande," jelas dia.

Akibat dari peristiwa itu, ada dua orang meninggal dunia di tempat.

Lalu, satu orang mengalami luka berat dan dua orang mengalami luka ringan.

Baca juga: 2 Korban Tewas dalam Kebakaran Bengkel di Mampang Ternyata Ayah dan Anak

Adapun korban meninggal adalah berinisial AA Perempuan sembilan tahun dan, AD laki-laki berusia dua tahun.

Kemudian luka berat bagian kepala berinisial IA (30), selanjutnya, korban mengalami luka ringan berinisial SA (5) dan IH (50).

"Korban sudah di bawa ke RSUD Balaraja, dan sementara supir tuk tronton masih kita lakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Hingga kini polisi masih memeriksa sejumlah saksi, namun belum ada tersangka dalam perkara ini.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan pun sudah diamankan oleh petugas.

"Kita masih minta keterangan dari. Besok baru kita tetapkan sebagai tersangka kalau memang unsur pasalnya terpenuhi," pungkas Mulyadi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved