Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 Melonjak, Wagub DKI Klaim Tak Separah Tahun Lalu: Kita Bersyukur Alhamdulillah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, ada lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Nataru 2022. Peningkatan tidak separah tahun sebelumnya.

Istimewa
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria - Ahmad Riza Patria mengakui, ada lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Nataru 2022. Peningkatan tidak separah tahun sebelumnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, ada lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Natal dan Tahun Baru 2022.

Walau demikian, Ariza mengklaim, peningkatan ini tidak separah tahun-tahun sebelumnya.

"Kita bersyukur alhamdulillah sejauh ini peningkatan (kasus Covid-19) tidak seperti masa libur-libur 2 tahun belakangan ini," ucapnya di gedung DPRD DKI, Rabu (5/1/2022).

Politisi senior Gerindra ini juga mengakui bahwa peningkatan ini tidak terlepas dari semakin merebaknya varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron yang menginfeksi warga Jakarta yang memiliki riwayat perjalan dari luar negeri.

Untuk itu mencegah semakin meroketnya kasus Covid-19 di ibu kota, Ariza menyebut, Pemprov DKI bakal meningkatkan pengawasan, khususnya bagi warga yang baru pulang dari luar negeri maupun luar kota.

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Sekolah Bakal Langsung Ditutup Saat Ditemukan Kasus Aktif Covid-19 di Sekolah

"Kita lihat 1-2 minggu ke depan, karena masih banyak yang belum masuk ke Indonesia," ujarnya.

"Nanti dalam 1-2 minggu ke depan akan kelihatan dampak libur Nataru seperti apa."

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kala diwawancarai awak media di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2021)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kala diwawancarai awak media di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2021) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

"Mudah-mudahan nanti saudara kita yang kebetulan bepergian ke luar negeri dan kembali ke Jakarta tidak membawa virus," sambungnya menjelaskan.

Sebagai informasi, kasus aktif Covid-19 di DKI hingga saat ini mencapai 768 kasus.

Adapun total kasus Covid-19 di ibu kota dari awal pandemi hingga saat ini sudah menembus angka 865.805 kasus.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 252 orang di DKI Jakarta terpapar Covid-19 varian B.1.1.529 alias Omicron.

Baca juga: Kasudin Pendidikan Jaksel Sebut PTM 100 Persen Dihentikan 5 Hari Jika Ditemukan Kasus Covid-19

Hal ini diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

"Omicron di Jakarta sudah mencapai 252 totalnya. Yang dari kasus impor 239 kasus, transmisi lokal 13 kasus," jelasnya di lokasi, Selasa (4/1/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved