Persija Jakarta

Pelatih Persija Murka Sampai Ingin Ganti 8 Pemain Sekaligus Gegara Gol Tidak Biasa PSIS

Sebab, pertandingan itu menjadi laga perdana paruh musim yang kerap momok para pemain.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
Tribunnews/Muhammad Nursina
Selebrasi Eka Febri bersama skuat PSIS Semarang setelah membobol gawang Persija Jakarta dalam pertandingan pekan 18 BRI Liga 1 2021 di Stadion I Wayan Dipta, Kamis (6/1/2022) malam WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Persija Jakarta sempat marah saat koordinasi tim asuhannya acak-acakan sehingga PSIS Semarang berhasil menyamakan kedudukan dalam laga perdana putaran kedua Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/1/2022) malam.

Bahkan, Angelo sempat berpikir untuk mengganti delapan pemain sekaligus karena masalah tersebut.

Persija mampu mencetak gol lebih dulu pada menit ke-14.

Umpan silang Marco Motta dari sisi kiri pertahanan PSIS berhasil disambut oleh tandukan Marko Simic. Bola pun meluncur mulus ke gawang Jandia Eka Putra.

Baca juga: Fakta Otavio Dutra vs PSIS Musim Ini: Putaran Pertama Cetak Gol, Semalam Nyaris Jadi Petaka Persija

Sayangnya, lima menit berselang, gawang Andritany Ardhiyasa dibobol pemain PSIS, Eka Febri, dengan cara tidak biasa yang berawal blunder yang dilakukan bek Otavio Dutra di pertahanan.

Gol tersebut menjadi yang terakhir di babak pertama.

Selebrasi striker Persija Jakarta, Marko Simic ditemani Alfriyanto Nico setelah mencatatkan brace gol ke gawang PSIS Semarang dalam pertandingan pekan 18 BRI Liga 1 2021 di Stadion I Wayan Dipta, Kamis (6/1/2022) malam WIB.
Selebrasi striker Persija Jakarta, Marko Simic ditemani Alfriyanto Nico setelah mencatatkan brace gol ke gawang PSIS Semarang dalam pertandingan pekan 18 BRI Liga 1 2021 di Stadion I Wayan Dipta, Kamis (6/1/2022) malam WIB. ((Tribunnews.com/Muhammad Nursina))

Memasuki 45 menit kedua, Persija melakukan perubahan komposisi pemain.

Baca juga: Konate Tiba-tiba Menghilang, Ini Susunan Pemain PSIS Vs Persija: Simic, Osvaldo, Riko Jadi Andalan

Alfriyanto Nico Saputro dan Taufik Hidayat masuk menggantikan Braif Fatari dan Osvaldo Haay.

Selain itu, Ahmad Bustomi menyusul diikutsertakan dalam pertandingan oleh pelatih Angelo Alessio.

Gelandang berusia 36 tahun tersebut masuk menggantikan peran Dwiki Arya.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga 1 2021 Pekan 17, Arema FC dan Persebaya Ancam Posisi Persib Bandung

Pergantian tiga nama tersebut membuahkan hasil. Persija sukses mencetak gol keduanya pada menit ke-68 lewat aksi Simic kembali.

Gol tersebut menjadi yang terakhir sehingga laga Persija vs PSIS berakhir 2-1 untuk kemenangan Macan Kemayoran.

Baca juga: Kapten Persija Menangis, Tak Sangka Secepat Ini Berpisah dengan Sahabatnya: Mungkin Ini yang Terbaik

Angelo Alessio dan Marco Motta pada konferensi pers usai pertandingan.
Angelo Alessio dan Marco Motta pada konferensi pers usai pertandingan. (Youtube Persija)

Angelo Alessio mengatakan, pertandingan melawan PSIS Semarang adalah laga yang sangat berat.

Sebab, pertandingan itu menjadi laga perdana paruh musim yang kerap momok para pemain.

“Di babak pertama tadi kami bermain tidak cukup baik. Setelah mencetak gol melalui Simic kemudian kami tidak bisa mengontrol pertandingan. Bahkan, kami harus kemasukan gol dengan cara yang tidak biasa,” kata Angelo Alessio, pelatih Persija, dalam konferensi pers usai pertandingan, sebagaimana dikutip dari laman resmi persija.id.

Baca juga: Insiden Konyol Jersey Kiper Tertukar Buat Bos PSIS Malu, Ternyata Bisa Didenda Rp 10 Juta 

Baca juga: Komplit, Selain Buat Malu Salah Konstum, Kiper PSIS Juga Tertangkap Kamera Ludahi Striker PSM

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved