Viral di Medsos

Pembeli Tak Mau Bayar Tagihan, Tukang Siomay di Penjaringan Lapor Polisi: Saya Merasa Tertipu

Unggahan viral di media sosial menampilkan adanya laporan kepolisian dari seorang warga bernama Efendi yang dilayangkan ke Polsek Metro Penjaringan.

Istimewa
Unggahan viral surat laporan polisi terkait kasus penipuan yang dilayangkan pedagang siomay di Penjaringan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Unggahan viral di media sosial menampilkan adanya laporan kepolisian dari seorang warga bernama Efendi (48) yang dilayangkan ke Polsek Metro Penjaringan.

Dalam surat itu, Efendi yang merupakan pedagang siomay di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, melaporkan salah seorang pembelinya bernama Mulyana atas dugaan kasus penipuan.

Seperti dilihat TribunJakarta.com pada Jumat (7/1/2022), laporan polisi yang diunggah akun Instagram @hello_mr123456 tersebut bernomor LP/B/092/X11/2021.

Si pelapor Efendi, dalam laporannya menerangkan telah mengalami kerugian sekitar Rp 4,2 juta karena Mulyana tak kunjung membayar tagihan sejak Juni 2021.

Padahal, siomay yang dipesan sudah seluruhnya dikirimkan kepada Mulyana.

Tertular Varian Omicron, Penghuni Apartemen di Penjaringan Dijemput Petugas Gabungan

"Bermula saya sudah kenal dengan pelaku bernama Mulyana, sehingga suatu hari pelaku memesan makanan siomay kepada saya di kios siomay milik saya di Toko Swalayan Superindo Jalan Muara Karang Raya," kata Efendi dalam laporannya.

Terlapor Mulyana disebutkan sudah tak membayar siomay yang dibelinya sejak bulan Juni 2021.

ilustrasi penipuan
ilustrasi penipuan (ISTIMEWA)

Secara bertahap, mulai Mei-Juni, Mulyana setidaknya sudah empat kali memesan siomay dari kios Efendi dan tak mau membayar.

Kemudian, ketika ditagih, Mulyana disebutkannya tak kunjung mengangkat telepon.

"Ketika pelaku saya tagih ternyata hingga saat ini pelaku menghindar dan pelaku tidak mau mengangkat telepon saya, sehingga saya merasa tertipu oleh pelaku," kata Efendi.

Atas dugaan penipuan tersebut, Efendi mengaku telah menderita kerugian senilai Rp 4.205.000.

Baca juga: Banjir Rob Bakal Terjang Penjaringan 2-9 Desember 2021, Camat Minta Warga di Pesisir Bersiap Diri

Ia pun melaporkan Mulyana ke Polsek Metro Penjaringan tertanggal 21 Desember 2021 lalu.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP M. Fajar mengatakan, pihaknya sudah memproses laporan dari si tukang siomay tersebut.

Terkini, polisi sudah memeriksa beberapa saksi terkait laporan tersebut.

Baca juga: Gegara Sumbu Pendek, Posisi Suami yang Diselingkuhi Istri Siri Malah Berujung Makin Ditinggali

"Masih penyelidikan. Dua saksi sudah diperiksa, tindaklanjut klarifikasi terlapor," ucap Fajar. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved