CPNS Jakarta

BKN Jelaskan Terkait Ramainya Kabar Penempatan CPNS Diacak: Tidak Bisa Mutasi

Baru-baru ini ramai di media sosial terkait kabar penempatan CPNS diacak bagi peserta yang lolos seleksi.

Editor: Suharno
TWITTER BKN
Ilustrasi tes SKD seleksi CASN atau seleksi CPNS dan PPPK 2021. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Baru-baru ini ramai di media sosial terkait kabar penempatan CPNS diacak bagi peserta yang lolos seleksi.

Hal tersebut sontak menuai protes dari sejumlah peserta yang merasa keberatan.

Sebuah unggahan yang membahas tentang penempatan peserta lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2021 disebutkan diacak, ramai di media sosial.

Unggahan tersebut diunggah oleh akun bernama Bagus Eko di grup Facebook Seputar CPNS dan PPPK 2021 pada Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Tahap Pemberkasan CPNS Dimulai Hari Ini, Berikut Daftar Dokumen yang Wajib Diunggah Peserta

"Gimana yang sudah penempatan cpns badan pusat statistik kenapa penempatannya harus diacak padahal nilai mya tinggi dan cewek tapi malah penempatannya di madura yang notabane nya riskan buat anak cewek sedangkan cowok cowok yang nilai nya biasa mereka malah ditempatkan di kota kota besar seperti malang surabaya trenggalek dll," demikian tulis pemilik akun.

Hingga Kamis (6/1/2022) siang, unggahan tersebut telah 103 kali disukai dan 98 kali dikomentari warganet di Facebook.

Lantas, benarkah penempatan peserta CPNS diacak, atau sesuai pilihannya saat pertama mendaftar?

Baca juga: Dear Peserta Lolos CPNS 2021: Segera Siapkan Dokumen Ini dan Isi DRH, Batas Waktu 7-21 Januari 2022

Penjelasan BKN

Dilansir Kompas.com, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama menanggapi ramainya unggahan soal penempatan peserta lulus CPNS 2021 yang disebut diacak.

Menurut Satya, penempatan peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir penerimaan CPNS 2021 akan sesuai dengan pilihan masing-masing peserta.

"Sesuai pilihan, sesuai pilihan masing-masing peserta," ujar Satya.

Artinya, mau tidak mau peserta yang bersangkutan harus menerimanya.

"Pilihan mereka sendiri, dan (akan) tandatangan pernyataan untuk tidak minta pindah atau mutasi," jelas Satya.

Adapun jangka waktu tidak diperkenankan pindah atau mutasi tersebut, imbuhnya, akan tergantung dari surat pernyataan masing-masing instansi.

Baca juga: Ini Cara Buat SKCK untuk Pemberkasan Bagi Peserta Lolos Tahap Akhir CPNS 2021, Bisa Lewat Online

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved