Antisipasi Virus Corona di DKI

Tracing Massal Ketiga di Krukut, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 10 Orang

Pihak Puskesmas dibantu dengan aparat gabungan tiga pilar mengadakan swab massal ketiga di wilayah Krukut. Hasilnya ditemukan 10 warga positif Covid.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Suasana swab massal di Lapangan Garuda, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (10/1/2022) - Pihak Puskesmas dibantu dengan aparat gabungan tiga pilar mengadakan swab massal ketiga di wilayah Krukut. Hasilnya ditemukan 10 warga positif Covid. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Pihak puskesmas dibantu dengan aparat gabungan tiga pilar (Pemerintah Kota, TNI dan Polri) mengadakan swab massal ketiga di wilayah Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, hari ini pada Senin (10/1/2022).

Lurah Krukut, Ilham Nurkarin mengatakan ratusan warga telah mengikuti tes swab massal sejak pukul 09.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 120 warga telah menjalani tes reaksi berantai polimerasi (PCR) dan telah menjalani tes antigen.

Hasilnya, ditemukan 10 warga Krukut yang positif Covid-19 dari pemeriksaan antigen.

"Positif antigennya, ada 10 peserta," kata Ilham saat dikonfirmasi pada Senin (10/1/2022).

Baca juga: 4 RT di Krukut Di-lockdown usai 36 Warga Covid-19, Wagub Ariza: Biar Tak Ada yang Ketularan

Pihaknya juga masih menunggu hasil tes PCR.

Tidak menutup kemungkinan, lanjutnya, ada penambahan kasus positif dari hasil tes PCR.

Swab massal di Krukut, Jakarta Barat, Senin (10/1/2022).
Swab massal di Krukut, Jakarta Barat, Senin (10/1/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Tes di 14 RT Krukut

Pihak Kelurahan Krukut melakukan swab massal di 14 RT, RW 002, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Swab massal dilakukan lantaran sebelumnya sebanyak 36 warga Krukut terpapar Covid-19.

Satu di antaranya  suspek omicorn.

Baca juga: Dinkes DKI Gencar Tracing di 4 RT Krukut yang Masuk Zona Merah, Wilayah Diterapkan Micro Lockdown

"Ada 14 RT di RW 002 yang akan kami lakukan tracing serentak hari ini," ujar Lurah Krukut, Ilham Nurkarin saat ditemui di lokasi pada Senin (10/1/2022).

Namun, ia belum bisa memastikan sampai kapan tracing ini berlangsung.

"Prosesnya berdasarkan hasil evaluasi hari ini. Kalau evaluasi hari ini sudah sebagian besar di-testing kita akan pertimbangkan lagi," tambahnya.

Ilham mengatakan rencananya sekitar 500 orang akan mengikuti swab massal.

"Target hari ini ada 500 orang ya. Diawali dengan apel pagi jam 9 di kantor Lurah Krukut," ungkapnya.

Baca juga: Puluhan Warga Krukut Positif Covid-19, Lurah Sebut Capaian Vaksin di Wilayahnya Sudah 83 Persen

Ilham melanjutkan kegiatan swab massal ini dilakukan di empat titik.

Empat titik itu berada di Puskesmas Kelurahan Krukut, Lapangan Garuda, Lapangan SMK 35 dan Sekretariat RW 002 Krukut.

"Petugas gabungan yang dikerahkan sekitar 50 orang ya. Terdiri dari Puskesmas, Polsek, Koramil dan Pol PP Kecamatan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 4 RT di RW 002 Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat dilakukan karantina wilayah atau micro lockdown.

Pemberlakuan micro lockdown ini berlangsung sejak Kamis (6/1/2022) hingga 14 hari ke depan.

Keempat RT yang terdiri dari RT 008, RT 010, RT 011 dan RT 014 diberlakukan micro lockdown lantaran ditemukan sebanyak 36 orang yang terpapar Covid-19.

Lurah Krukut, Ilham Nurkarin mengatakan keempat RT itu ditetapkan masuk zona merah.

Baca juga: 4 RT di Krukut Di-lockdown usai 36 Warga Covid-19, Wagub Ariza: Biar Tak Ada yang Ketularan

Sebanyak 600 jiwa di empat RT tersebut pun dalam pengawasan pihaknya yang dibantu oleh petugas gabungan tiga pilar (TNI, Polri dan Pemerintah Kota).

"Kita membatasi aktivitas keluar masuk. Orang luar yang bukan warga setempat tidak dibolehkan masuk. Orang dari dalam juga harus menunjukkan hasil swab negatifnya," katanya saat dihubungi TribunJakarta.com pada Minggu (9/1/2022).

Selain melakukan pembatasan di lingkungan zona merah, penjagaan juga diperketat.

Ilham melanjutkan dikerahkan petugas gabungan tiga pilar di sekitar wilayah tersebut.

"Kita lakukan penjagaan dari petugas gabungan secara bergantian untuk melakukan pencegahan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved