Prabowo Serahkan Buaya yang Dipelihara 21 Tahun ke BKSDA
Proses evakuasi buaya tawar milik Prabowo memerlukan 10 petugas selama sekitar 15 menit dengan menggunakan tandu ke mobil
Penulis: Bima Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Prabowo Soenirman (65), warga Komplek Dolog Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kini harus merelakan Buaya Muara peliharaannya dilepasliarkan ke habitat.
Pada Jumat (14/1/2022) pukul 09.27 WIB, Prabowo menghubungi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamat) Jakarta Timur untuk mengevakuasi hewan peliharaannya itu.
Hal itu dikarenakan ukuran buaya yang dirawatnya selama 21 tahun itu telah mencapai sekitar 3 meter sehingga tidak besar untuk ditempatkan dalam kandang berukuran sekitar 4X6 meter.
"Sudah besar," kata Prabowo di kediamannya.
Baca juga: Personel Damkar Kewalahan Saat Evakuasi Buaya Muara Milik Prabowo di Duren Sawit
Baca juga: Jenis Ular yang Tewaskan Satpam di Tangsel Muncul di Depok, Bikin Geger Saat Ditemukan Bocah
Proses evakuasi buaya tawar milik Prabowo memerlukan 10 petugas selama sekitar 15 menit dengan menggunakan tandu ke mobil Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilepasliarkan.

Prabowo menceritakan, buaya tawar miliknya berjenis kelamin betina dan merupakan pemberian seseorang pada 21 tahun silam. Saat diberikan, hewan berdarah dingin itu hanya berukuruan 30 sentimeter.
"Sudah 21 tahun (dipelihara)," ujarnya.
Baca juga: Kebakaran Hebat Jumat Dini Hari Makan Korban, Pria Tanpa Identitas Tewas Diduga Terjebak Kobaran Api
Baca juga: Bilang Ada Bisikan Gaib Saat Habisi Nyawa Teman, Sosok Pelaku Diungkap Suami: Akui Sering Ketakutan
Pengendali Kelompok B Damkar Sektor Kecamatan Duren Sawit, Yuono menuturkan pihaknya sempat kewalahan saat proses evakuasi karena Buaya melawan ketika hendak diamankan.
Usai dievakuasi dari kandang yang berada di lahan terpisah dengan rumah Prabowo, Buaya diserahkan ke BKSDA yang berwenang menangani dan melepasliarkan ke habitat.
"Proses evakuasi tidak terlalu lama, kisaran 10 sampai 15 menit. Alhamdulillah tidak ada anggota yang terluka, karena kita coba mengikat bagian mulutnya," tutur Yuono.