Kebakaran
Rumah Tahfidz Quran di Bekasi Kebakaran, Santri Asal Filipina Tewas Terperangkap Kobaran Api
Berdasarkan keterangan saksi pengurus rumah tahfidz, saat kebakaran melanda korban terperangkap dan kesulitan menyelamatkan diri karena api
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Kebakaran disertai ledakan di Rumah Tahfidz Quran Annur di Jalan Saar, Kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (14/1/2022) dini hari, menewaskan satu orang santri.
Korban yang diketahui bernama Abdul Jamil, warga negara Filipina itu tewas terpanggang.
"Kejadian kebakaran di wilayah hukum Polsek Jatiasih, satu orang korban meninggal dunia akibat tidak menyelamatkan diri saat kebakaran," kata Kapolsek Jatiasih Kompol Abriansyah Harahap.
Di dalam Rumah Tahfidz Annur lanjut dia, terdapat 19 santri termasuk satu orang korban meninggal dunia bernama Abdul Jamil (14).
Baca juga: Gegara Anak Bakar Sofa, Rumah 2 Lantai di Cilandak Ludes Terbakar
Baca juga: Jembatan Akses Marunda Berlubang Parah hingga Bahayakan Pengendara yang Melintas
Berdasarkan keterangan saksi pengurus rumah tahfidz, saat kebakaran melanda korban terperangkap dan kesulitan menyelamatkan diri karena api sudah menutupi seluruh akses keluar.
“Korban warga negara Filipina, ditemukan meninggal dunia dengan keadaan terlentang dengan luka bakar di sekujur tubuh,” ucap Abriansyah.
Adapun untuk dugaan penyebab kebakaran, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Kebakaran Hebat Jumat Dini Hari Makan Korban, Pria Tanpa Identitas Tewas Diduga Terjebak Kobaran Api
Baca juga: Bayi 1,5 Tahun di Tajurhalang Tewas Tenggelam di Kolam Ikan
Dari hasil olah TKP, kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas Elpiji di dapur Rumah Tahfidz Quran Annur.
"Kalau dugaan kemungkinan dari gas bocor, tapi kan kita baru laporan dari forensik, baru selesai hari ini, kalau kesimpulan lebih pasti kita masi menunggu," terangnya.